12 NELAYAN DI POHUWATO SELAMAT. SEMPAT TERKATUNG-KATUNG DISERET OMBAK KE PERAIRAN BOALEMO

Senin, 13 Jan 2020
Dengarkan dgn suara Siap
8.1K pembaca

POHUWATO [KP] – Gelombang tinggi yang terjadi di perairan laut Gorontalo akhir-akhir ini telah menimbulkan tragedi menyedihkan. Beberapa korban meninggal sempat dinyatakan hilang sehingga menyisakan duka mendalam dilingkungan keluarga.

Lain halnya di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Hingga Senin (13/1/2020), setidaknya 12 nelayan berhasil diselamatkan pihak berwajib, setelah sempat diseret ombak bermil-mil hingga ke daerah tetangga di Kabupaten Boalemo.

“Saya menyampaikan apresiasi baik itu Basarnas, pihak Kepolisian, TNI, dibawah koordinasi BPBD”, kata Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga, Senin (13/1/2020) mensyukuri tindak penyelamatan yang berhasil dilakukan di Pohuwato.

“Alhamdulillah…, sejak dari kemarin saya sangat was-was, saya berdoa dan terus berikhtiar dan berusaha, dari 5 nelayan yang di perairan Marisa yang akhirnya sampai di perairan laut Boalemo di temukan dalam keadaan selamat. Terus, ada kurang lebih 7 orang nelayan di perairan Wonggarasi Kecamatan Lemito. Alhamdulillah juga di temukan dalam keadaan selamat”,  tutur Syarif Mbuinga.

Ia menyebut, hingga Senin, pasukan penyelamat yang terdiri dari tim Basarnas, TNI dan Polri dan BPBD Kabupaten Pohuwato berhasil menyelamatkan 12 warga yang sempat menjadi korban dari amukan ombak laut.

Karenanya Bupati Syarif meminta seluruh masyarakat untuk saat ini harus berhati-hati melakukan aktivitas di pantai. #KP

No More Posts Available.

No more pages to load.