Laporan : Ifan Saluki
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Gorontalo kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Gorontalo Marten Taha kepada 106 penjual nasi kuning dan gorengan di aula kantor wali kota, Jumat (09/02/2024).
Dalam sambutannya, Wali Kota Marten Taha mengingatkan para penerima bantuan untuk memanfaatkan bantuan tersebut sebagai tambahan modal usahanya.
“Jangan dijual. Harus dimanfaatkan sesuai peruntukkannya, yakni sebagai tambahan modal usaha bagi bapak dan ibu, sebagaimana sesuai dengan nama programnya. Yaitu, tambahan modal usaha bagi pelaku ekonomi produktif,” pinta Marten.
Marten mengatakan bahwa program tambahan modal usaha ekonomi produktif ini merupakan inisiatif BAZNAS Kota Gorontalo. Sumber dana nya sendiri, berasal dari harta yang disisihkan oleh warga yang memiliki kelebihan dari sisi keuangan.
“Berzakat merupakan cara untuk membersihkan harta yang kita miliki dan memberikan hak-hak orang lain yang dititipkan oleh Allah SWT melalui rezeki yang kita peroleh. Oleh karena itu, acara pentasyarufan zakat hari ini mampu menggunggah dan meningkatkan kepedulian masyarakat kepada warga yang kurang mampu,” tutur Marten.
Terakhir, Wali Kota Gorontalo dua periode ini mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Gorontalo yang terus membantu warga kurang mampu.
Ia juga mengapresiasi kontribusi BAZNAS dalam mendukung perekonomian daerah melalui bantuan kepada pelaku usaha kecil dan menengah.
“Bantuan tambahan modal usaha kepada UMKM dan UKM yang dilaksanakan BAZNAS selama ini dapat menunjang program Pemkot Gorontalo dalam mensejahterakan masyarakat serta dapat memberi manfaat yang optimal bagi kehidupan umat. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kota Gorontalo,” tandasnya
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Gorontalo, Moh. Husain Rauf menjelaskan bahwa bantuan tambahan modal usaha tidak hanya dalam bentuk barang, tetapi juga dana sebesar Rp 250 ribu.
“Dalam bentuk barang itu, seperti minyak goreng, laksa, telur, dan beras,” pungkasnya.




