“Saya akan berbicara dengan Xi tentang Iran. Itu akan menjadi salah satu topik,” kata Trump kepada wartawan. Trump mengklaim bahwa sejauh ini China bersikap hormat dan tidak menantang langkah Amerika Serikat terkait kampanye militer tersebut.
Konflik meningkat sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata dua pekan, namun pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.
Trump kemudian memperpanjang penghentian serangan untuk memberi waktu bagi Iran menyusun “proposal terpadu.”
Ketegangan tersebut hampir menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz — jalur vital pengiriman minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia ke pasar global.
Dampaknya, harga energi melonjak tajam dan menambah tekanan pada perekonomian dunia.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti (ANT)
