DEPOK [KP] – Kota Depok bisa menjadi destinasi wisata baru dengan kehadiran wahana arung Sungai Ciliwung, dan juga jogging track. Untuk itu masyarakat diminta agar menjaga kebersihan kali yang cukup panjang itu, dan tidak membuang sampah ke dalamnya.
“Saya minta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi melemparkannya ke Sungai Ciliwung. Lokasi ini kalau dikelola dengan baik, bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang potensial,” kata Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono pada Peringatan Hari Air Sedunia (World Day For Water), di Kelurahan Ratujaya, Cipayung, Depok, Senin (22/03/2021).
Menurut Imam, Depok bisa menjadi potensi objek wisata rafting yang mengasyikkan, dan akan disukai wisatawan lokal maupun asing. Apalagi kalau dilengkapi jogging track, kafe-kafe dipinggir sungai dengan suasana yang alami dan tenang.
“Wisatawan tak perlu jauh-jauh pergi ke Puncak atau ke Bandung. Mereka tak perlu rafting ke Sukabumi, atau ke Bogor. Namun dengan datang ke Depok, mereka bisa menikmati suasana alam yang mereka cari,” tambah Imam dan akan membicarakan masalah destinasi baru ini dengan instansi terkait.
Untuk itu, lanjut Imam yang melakukan rafting bersama jajarannya di Sungai Ciliwung usai peresmian, masyarakat dapat membantu Pemerintah Kota Depok dalam melakukan pengawasan pembuangan limbah, maupun tidak membuang sampah ke Sungai. Dan mencegah Sungai Ciliwung dijadikan tempat pembangunan.

Hari Air Sedunia diperingati atau sebagai usaha untuk menarik perhatian publik masyarakat sedunia (internasional), mengenai pentingnya air bersih bagi kehidupan, dan merupakan usaha penyadaran untuk melindungi sumber daya air bersih secara berkelanjutan.
Ini adalah hari untuk membuat perbedaan bagi anggota populasi global yang mengalami masalah terkait air, dan merupakan hari untuk mempersiapkan bagaimana kita mengelola air di masa depan secara bijak.
Sejak tahun 1993 masyarakat internasional, terutama negara-negara anggota PBB setiap tanggal 22 Maret memperingatinya sebagai Hari Air Sedunia dengan berbagai tema.
Dan setiap tahunnya, PDAM Tirta Asasta juga selalu melaksanakan kegiatan dalam rangka menyambut Hari Air Sedunia.
Hari Air Sedunia tahun ini mengangkat tema merawat lingkungan bertajuk ‘Merawat Ciliwung Bareng-Bareng’, diselenggarakan oleh PDAM Tirta Asasta Kota Depok bekerjasama dengan Yayasan Sahabat Ciliwung.
Direktur PDAM Tirta Asasta, M. Olik Abdul Holik, Ak, M.Si, mengatakan dalam kegiatan ini akan dilakukan lomba bebersih Ciliwung dan arung jeram. Juga program pembuatan lubang biopori sebanyak 200 lubang. Hal ini mendukungan program Pemerintah Kota Depok membuat 100.000 lubang biopori.
“Air adalah komponen utama adanya kehidupan di muka bumi. Mari kita tingkatkan penghargaan terhadap air dengan tidak berlaku semena-mena pada air dimanapun adanya. Tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan limbah sebagai contoh, atau berlaku boros dalam penggunaan air utamanya air bersih,” ujarnya.
Dia mengajak bersama-sama mewujudkan masyarakat sehat melalui akses aman air minum, dan sanitasi yang layak bagi seluruh warga Indonesia. kegiatan positif ini dapat menjadi suatu hal yang berkelanjutan dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk menimbulkan kesadaran diri untuk merawat lingkungan, khususnya Sungai Ciliwung ini.
Laporan: Tim KP Jakarta, Editor: YR




