Laporan : Rifaldy Happy (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
BONEBOL [KP] – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma, mengatakan bahwa untuk menjalankan pelayanan berbelit-belit jangan kemudian berbelit-belit. Sedikitnya, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan. Hal itu ia sampaikan saat melakukan sosialisasi aspek penilaian pelayanan publik, Gedung Ruang IT Meeting Room and Event by Render Studio, di Desa Toto Selatan, Kabila, Selasa (18/2/2020).
Kata Sekda, salah satu aspek pelayanan publik yang dinilai adalah menjadi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), di mana harus ada kebijakan pemerintah daerah tentang pelayanan publik. Melalui kebijakan itu, beberapa hal yang diatur di dalam standar pelayanan.
“Pelayanan publiknya harus jelas, makanya muncul yang namanya SOP (Standar Operasional Prosedur) atau SPM (Standar Pelayanan Minimal). Apalagi kita di Bonebol sudah ada yang namanya Mall Pelayanan Publik (MPP). Tentu ini yang membuat kita lebih gagah, dibandingkan kabupaten/kota lainnya bahkan Provinsi Gorontalo itu sendiri,” ujar Ishak.
Aspek berikutnya, kata dia, adalah tentang profesionalisme SDM. Hal ini yang perlu dorong untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM yang berhubungan dengan Front Office pelayanan publik, ditambah dengan sarana dan prasarana. “Kemudian aspek system informasinya. Bagaimana sistem informasi tidak kacau balau, mudah orang mengakses informasinya, jelas, lugas, cepat, murah.”
Selanjutnya aspek mekanisme, ungkap Ishak, yaitu untuk menerima keluhan. Bagaimana cara menyelesaikan aduan-aduan atas ketidakpuasan masyarakat. Kemudian aspek inovasi pelayanan publik. Tentu kita lebih didorong untuk bagaimana inovasi yang kita ciptakan itu lebih sederhana, murah meriah, cepat, dan tidak berbelit-belit.
“Para peserta jangan hanya sekedar mendengarkan sosialisasi pelayanan publik, tetapi mengajak mewujudkan Bonebol menjadi salah satu terdepan di dalam inovasi pelayanan publik, termasuk di dalam membumikan apa yang disebut Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” tandasnya. t#[KP/HMS]






