Breaking News
Live Update Berita Terkini

Program 3 Juta Rumah Dimulai, Pemerintah Bangun 141 Ribu Rusun Subsidi di Meikarta

Senin, 9 Mar 2026
Editor: Eky
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bersama sejumlah pejabat saat menekan tombol sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi. (Sumber: pkp.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
37.7K pembaca

KABUPATEN BEKASI (kabarpublik.id) – Pemerintah memulai pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Peletakan batu pertama proyek tersebut dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden sekaligus Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, serta sejumlah pejabat pemerintah dan pelaku usaha.

Proyek rusun subsidi ini merupakan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pembiayaan untuk menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat.

Proyek Disiapkan dalam Dua Bulan

Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan Lippo Group dan Danantara Indonesia yang dinilai bekerja cepat mempersiapkan proyek tersebut hingga dapat dimulai.

Menurutnya, seluruh proses persiapan dilakukan dalam waktu sekitar dua bulan hingga tahap peletakan batu pertama.

Selain itu, pemerintah juga memastikan aspek legalitas proyek sebelum pembangunan dimulai.

Ia menyebut pihaknya telah berkonsultasi langsung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan dan memiliki kepastian hukum bagi masyarakat, perbankan, maupun pengembang.

Target 141 Ribu Unit Hunian

Pemerintah menilai pembangunan hunian vertikal menjadi solusi efektif untuk menghemat lahan sekaligus meningkatkan jumlah unit yang dapat dibangun.

Di atas lahan sekitar 30 hektare di kawasan Meikarta, proyek ini diproyeksikan dapat menghasilkan sekitar 141.000 unit rumah susun.

Jika dibangun dalam bentuk rumah tapak, jumlah unit yang sama diperkirakan membutuhkan lahan hingga sekitar 1.200 hektare.

Rencana Proyek Serupa di Depok

Selain di Bekasi, pemerintah juga menyiapkan proyek hunian vertikal serupa di Kota Depok.

Kementerian PKP mengidentifikasi lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) seluas sekitar 45 hektare yang berpotensi dikembangkan menjadi sekitar 170.000 unit hunian.

Dampak Ekonomi Besar

Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyebut proyek rusun subsidi di Meikarta sebagai salah satu proyek percontohan dalam Program 3 Juta Rumah.

Menurutnya, sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas karena berkaitan dengan banyak sektor industri.

Ia menjelaskan bahwa sektor properti dan konstruksi terhubung dengan sekitar 185 sektor usaha, sehingga dapat memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi.

Nilai Investasi Capai Rp16 Triliun

Sementara itu, Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani menyatakan bahwa Danantara Indonesia siap mendukung pembiayaan proyek tersebut.

Pembangunan tahap awal direncanakan berada di lahan sekitar 12,8 hektare dengan rencana pembangunan 18 tower rumah susun setinggi sekitar 32 lantai.

Total investasi proyek diperkirakan mencapai Rp14 triliun hingga Rp16 triliun.

Pemerintah berharap proyek ini dapat menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.