MOSKOW (kabarpublik.id) – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyerukan percepatan produksi sistem pertahanan udara dan peningkatan pengiriman persenjataan bagi Ukraina untuk memperkuat kemampuan negara tersebut menghadapi serangan Rusia.
Dalam konferensi pers di Paris, Senin (13/7), Starmer menegaskan bahwa negara-negara pendukung Ukraina harus mengambil langkah lebih cepat agar kebutuhan pertahanan udara dapat segera terpenuhi.
“Kita harus melakukan segala upaya untuk memastikan Ukraina memiliki sistem pertahanan udara yang dibutuhkan demi mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa,” ujar Starmer.
Menurut dia, upaya tersebut mencakup percepatan produksi sistem pertahanan udara, penambahan bantuan dari stok persenjataan negara-negara sekutu, serta dukungan terhadap inovasi teknologi pertahanan yang dikembangkan Ukraina.
Starmer juga menyatakan Inggris siap meningkatkan bantuan militer setelah bergabung dalam program pinjaman Uni Eropa senilai 90 miliar euro bagi Ukraina. Bantuan itu meliputi amunisi, sistem pertahanan udara, hingga rudal jarak jauh.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Koalisi Sukarela untuk Ukraina yang beranggotakan lebih dari 25 negara telah menyiapkan rencana pengerahan pasukan ke Ukraina dalam beberapa hari setelah kesepakatan gencatan senjata diberlakukan.




