Breaking News
Live Update Berita Terkini

PANGDAM SILIWANGI DAMPINGI MENTERI PERTANIAN KUNJUNGI BBPP LEMBANG

Selasa, 16 Jun 2020
Oleh:
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo
Dengarkan dgn suara Siap
8K pembaca

Laporan : Ganjar Gandapraja (JMSI), Editor : Jumadi / Mahmud

BANDUNG BARAT [KP] – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendampingi kunjungan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) Provinsi Jawa Barat, Selasa (16/06/2020).

Kedatangan Menteri Pertanian ke Kecamatan Lembang dalam rangka kunjungan kerja sekaligus gelar pengawasan dan Penindakan Badan Karantina Pertanian yang diikuti oleh 200 orang.

“Saat ini kita dan juga dunia tengah dalam kondisi yang tidak baik-baik saja karena pandemi Covid-19. Semua berubah, semua terbatas, semua melamban dan semua terdampak. Namun, pertanian tidak bisa demikian. Kita harus tetap bahkan lebih kerja dan bekerja karena dalam kondisi wabah seperti kali ini dan juga kondisi apapun pertanian harus terus bekerja, harus terus berproduksi karena kita semua memerlukan bahan pangan yang sebagian besar berasal dari produk pertanian,” tutur Syahrul dalam sambutannya.

Menurutnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada TW ke I tahun 2020 kinerja ekspor pertanian meningkat. Khususnya pada bulan Februari yakni dengan nilai ekonomi sebesar Rp. 34.5 trkliun atau meningkat 24,6% dibanding priode sama ditahun yang lalu hanya mencatat Rp. 27,9 triliun. Sehingga secara komulatif semua sub sektor pertanian yakni tanaman pangan holtikultura, peternakan dan perkebunan mencatat peningkatan 14,35 % sepanjang Januari hingga Maret 2020. Tercatat nilai ekonomis sebesar Rp. 100,7 triliun di TW ini, sementara tahun 2019 pada periode sama hanya tercatat Rp. 88,09 triliun.

“Kegiatan hari ini saya anggap penting untuk berkoordinasi dan bersinergi memperkuat jejaring antara Pemerintah Pusat, Daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong potensi pertanian dalam memasuki pasar global,” harap Syahrul.

Kementerian Pertanian, lanjut Syahrul, melalui Badan Karantina Pertanian yang bertugas untuk menyelenggarakan karantina pertanian dengan unit kerja yang tersebar diseluruh Indonesia. Badan Karantina Pertanian berperan sebagai fasilitator komuditas pertanian diperdagangan Internasional.

“Saya memastikan bahwa, penyelenggaraan karantina dalam proses bisnis ekspor telah sesuai standar Internasional, hasil sertifikasi yang terpercaya sehingga komoditas pertanian sehat, aman dan dapat diterima di negara tujuan exspor,” tandasnya.

Tampak hadir pada acara tersebut, Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Asops Kasal Laksda TNI Didik Setioyono, Irdam III/Siliwangi, Karoops Mabes Polri, Kepala Dinas Pertanian Prov. Jabar dan para undangan lainnya. #*[KPJabar/HMS Pendam Siliwangi].

No More Posts Available.

No more pages to load.