Breaking News
Live Update Berita Terkini

Nurul Arifin Sepakat TNI Perkuat Teknologi AI dan Pertahanan Siber

Jumat, 10 Okt 2025
Editor: admin
Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin. Repro Parlementaria
Dengarkan dgn suara Siap
10.1K pembaca

SEMARANG (kabarpublik) – Penguatan kemampuan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan sistem pertahanan siber (cyber defense) Tentara Nasional Indonesia (TNI) sangat mendesak dan diperlukan.

Pernyataan itu  disampaikan anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, terkait kebutuhan TNI mengikuti perkembangan teknologi dalam menjalankan fungsi pertahanan dan keamanan nasional.

Menurutnya, peran TNI tidak terbatas pada tugas militer konvensional, tapi juga mencakup operasi militer selain perang (OMSP) yang bertujuan membantu masyarakat, seperti penanggulangan bencana dan menjaga keamanan di wilayah-wilayah tertentu.

“Pada pidato Presiden pada HUT TNI, ditekankan agar TNI mengikuti kemajuan teknologi, termasuk cyber defense dan AI, agar TNI tidak sekadar militer konvensional, tapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi masa kini,” katanya, dikutip dari Parlementaria, Jumat (10/10/2025), di Semarang.

Nurul juga mengkritisi keterbatasan peralatan dan sumber daya manusia di tingkat Kodam dalam menggunakan teknologi digital untuk deteksi dini potensi kerusuhan dan demonstrasi.

Karena itu ia mengusulkan agar pemerintah memberikan perlengkapan siber yang memadai hingga tingkat daerah, agar proses pencegahan dan penanggulangan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Pemberian alat sampai tingkat Kodam sangat krusial supaya aparat tidak harus bergantung pada pusat dan mampu langsung melakukan deteksi dini. Penggunaan teknologi seperti drone juga terbukti sangat membantu dalam pengawasan keamanan saat demonstrasi,” tambah politisi Golkar itu.

Penguatan teknologi AI dan cyber defense ini tidak hanya penting dalam konteks pertahanan militer, tapi juga mendukung ketahanan pangan dan pembangunan masyarakat sebagai bagian dari strategi pertahanan nasional yang komprehensif

No More Posts Available.

No more pages to load.