Breaking News
Live Update Berita Terkini

Murid Baru Resmi Ikuti MPLS di SMP Negeri 2 Ternate Diharapkan Tingkatkan Minat dan Bakat

Senin, 14 Jul 2025
Oleh: redaksi
Dengarkan dgn suara Siap
9.2K pembaca

Laporan : Yadi / Editor : YR

Maluku Utara [Kabarpublik.id] – Sebanyak 352 calon murid baru resmi mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025 – 2026. MPLS ini diselenggarakan selama tiga hari mulai dari 14 hingga 16 Juli.

Pelaksanaan MPLS bertemakan Mewujutkan Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Berdaya Saing Dalam Lingkungan Sekolah Yang Sehat, Aman, dan Berwawasan ini tindaklanjut dari hasil Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB.

Kepala SMP Negeri 2 Kota Ternate, Nurhayati Pandawa, S.Pd, M.Pd melalui Sekretaris Panitia MPLS, Nurul Inayyah mengatakan, selama tiga hari calon siswa baru akan mengikuti MPLS dan akan mendapatkan materi dari narasumber.

“Hari ini materi dalam pembukaan pertama tentang kebijakan kepala sekolah, lingkungan sekolah, dan wiyata mandala. Sementara 15 Juli
pengenalan kurikulum, serta kegiatan akademik,” ucapnya di sekolah pada Senin (14/07/2025).

Selanjutnya, pengenalan program unggulan sekolah, pengenalan budaya positif sekolah, kegiatan ekstrakulikuler, pengenalan organisasi sekolah, serta materi cerdas berkarakter, dan kesehatan keamanan lingkungan sekolah.

Sedangkan pada 16 Juli ia menyebut, materi ruang guru, ruang game, dan materi terapi, yang akan diisi narasumber dari luar. Sesuai petunjuk teknis atau Juknis dari Dinas Pendidikan Kota Ternate. Setelah selesai langsung penutupan.

“Sekaligus penanggalan baju dari merah putih ke baju biru putih kepada calon pesera didik baru. Ini menandakan mereka resmi diterima di SMP Negeri 2. Selain itu, 352 calon siswa baru mengikuti MPLS ini hasil dari SPMB,” sebutnya.

Nurul menerangkan, berdasarkan kouta yang diberikan oleh Dinas Pendidikan. Sementara rombongan belajar 11, dimana masing-masing rombel diisi 32 siswa. Diharapkan ketika masuk di SMP Negeri 2 mewujudkan siswa berkarakter.

“Berwawasan luas dan bisa lebih meningkatkan minat dan bakat, karena sekolah sekarang telah menerapkan sekolah ramah anak, sehingga Insha Allah budaya-budaya yang tidak baik atau negatif bisa diminimalisir,” ujarnya mengakhiri.

No More Posts Available.

No more pages to load.