News Update
Live Update Berita Terkini

Menhub Tinjau Arus Penumpang Nataru di Stasiun Yogyakarta

Kamis, 1 Jan 2026
Editor: Eky
Foto: Menhub Dudy Purwagandhi mengecek arus penumpang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) angkutan kereta api di Stasiun Yogyakarta, Kamis (1/1). (Sumber: dephub.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
114.3K pembaca

YOGYAKARTA (kabarpublik.id) – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung arus penumpang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) angkutan kereta api di Stasiun Yogyakarta, Kamis (1/1).

Dalam kunjungan tersebut, Menhub meminta seluruh pemangku kepentingan perkeretaapian meningkatkan kesiapan menghadapi arus balik Nataru sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Dudy menyampaikan apresiasi atas meningkatnya jumlah penumpang kereta api di wilayah Yogyakarta. Namun demikian, peningkatan volume penumpang harus diimbangi dengan layanan yang semakin optimal, terutama pada masa arus balik.

“Kita bersyukur terjadi peningkatan trafik dan penumpang di Yogyakarta. Tetapi yang tidak kalah penting adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat arus balik Nataru,” ujar Dudy.

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, jumlah penumpang selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mengalami kenaikan signifikan. Hingga 1 Januari 2026, total penumpang tercatat mencapai 931.806 orang, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 844.959 penumpang.

Seiring kenaikan tersebut, Menhub menekankan pentingnya penambahan fasilitas penunjang di stasiun, seperti pendingin ruangan di ruang tunggu, serta peningkatan jumlah petugas keamanan.

Langkah ini dinilai penting untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan penumpang, terutama anak-anak, di tengah padatnya aktivitas di area stasiun.

“Pelayanan yang baik bukan hanya membuat penumpang nyaman, tetapi juga merasa aman selama berada di stasiun,” tegasnya.

Dudy juga mengingatkan seluruh jajaran terkait pentingnya kewaspadaan terhadap faktor cuaca dan keselamatan lintasan kereta api. Menurutnya, kewaspadaan tidak boleh kendor karena setelah Nataru, sektor transportasi akan segera menghadapi masa angkutan Lebaran.

“Kita tidak boleh lengah. Setelah Nataru, kita akan memasuki bulan puasa dan persiapan angkutan Lebaran. Waktu kita tidak banyak, jadi semua harus dipersiapkan dengan matang,” ujarnya.

Usai meninjau Stasiun Yogyakarta, Menhub bersama rombongan melanjutkan pengecekan ke Yogyakarta International Airport (YIA) dengan menggunakan Kereta Api Bandara YIA. Sebelumnya, pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12), Menhub juga meninjau pelaksanaan angkutan Nataru di Bandara Juanda, Surabaya.

Dalam peninjauan tersebut turut hadir Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, serta Executive Vice President Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo.

No More Posts Available.

No more pages to load.