Menhub Dudy: FWA Bantu Urai Kepadatan Angkutan Lebaran 2026

Senin, 16 Feb 2026
Foto: Menhub Dudy Purwagandhi tinjau sejumlah infrastruktur transportasi Bali, yaitu Pelabuhan Gilimanuk dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (29/12). (Sumber: dephub.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
30.7K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai kebijakan flexible working arrangement (FWA) efektif mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Skema kerja fleksibel ini dinilai mampu mengurai kepadatan arus mudik dan balik agar tidak menumpuk pada hari-hari puncak.

Menurut Dudy, FWA memberi ruang pengaturan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan distribusi pergerakan yang lebih merata, beban petugas di lapangan juga dapat dikendalikan sehingga manajemen lalu lintas berjalan optimal.

Pemerintah telah menetapkan penerapan FWA bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, serta 27 Maret 2026. Berdasarkan Survei Angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan, kebijakan ini dinilai efektif menekan potensi lonjakan pemudik pada H-5 dan H-3.

Dengan FWA, arus mudik diperkirakan lebih tersebar pada H-6 hingga H-8. Sementara pada arus balik, potensi kepadatan di H+4 sampai H+6 juga bisa ditekan karena masyarakat memiliki fleksibilitas memilih jadwal perjalanan.

Hasil survei menunjukkan sekitar 143,9 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan selama Lebaran 2026. Pada 2025, potensi pergerakan tercatat 146 juta orang, dengan realisasi mencapai 154 juta orang. Pengalaman tersebut menjadi dasar pemerintah untuk tetap waspada meskipun secara survei terdapat penurunan sekitar 1,7 persen.

Menhub memperkirakan, dengan libur panjang dan penerapan FWA, periode pergerakan masyarakat dapat berlangsung hingga dua pekan. Jumlah pemudik pun berpotensi mendekati realisasi tahun sebelumnya.

Dudy mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan matang, memanfaatkan FWA secara bijak, serta menghindari waktu puncak arus mudik dan balik.

“Partisipasi dan disiplin masyarakat sangat penting agar arus perjalanan lebih merata dan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 berjalan selamat, aman, dan nyaman,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.