MENGAPA KOREM GUNAKAN NAMA NANI WARTABONE? INI PENUTURAN KASAD SAAT PENGRESMIAN KOREM

KONTROL184 Dilihat

Laporan : Danang Laksono
Editor : Mahmud Marhaba

GORONTALO (KP) – Komando Resort Militer (KOREM) 133 / Nani Wartabone telah diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral TNI Mulyono hari ini, Kamis (13/09/2018), dan berbagai ucapan terima kasih pun disampaikan kepada Pemerintah Gorontalo atas dukungan dan bantunnya dalam mensukseskan pendirian KOREM tersebut.

KOREM yang bertempat di Desa Tridarma, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo mendapat apresiasi dari Kasad.
“Apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut dalam pembentukan KOREM ini, dan Saya ingin memberikan penghargaan secara khusus yang setinggi – tingginya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan KOREM,” ujar Jendral TNI Mulyono.

Selain itu Mulyono juga menjelaskan bahwa nama Nani Wartabone merupakan usulan dari Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan dipilih sebagai bentuk penghargaan TNI terhadap Pahlawan Nasional yang berasal dari Gorontalo Nani Wartabone.

Meninjau lebih dalam sosok dibalik nama Nani Wartabone yang merupakan Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan RI Nomor 085/TK/Tahun 2003 tertanggal 6 November 2003 silam, ia merupakan pejuang yang aktif berorganisasi, pendiri Jong Gorontalo dan pejuang pelawan kolonialisme di Gorontalo.

3 tahun sebelum kemerdekaan RI, tepatnya 23 Januari 1942 saat Belanda lari dari Jepang dengan lebih dulu melakukan bumi hangus pada 22 Januari 1942, Nani Wartabone memimpin perlawanan bersama masyarakat dengan penangkapan para sisa-sisa petinggi Belanda dan memimpin untuk menurunkan bendera Belanda dan menggantinya dengan merah putih di iringi lagu Indonesia Raya.

“Pada hari ini, 23 Januari 1942, kita bangsa Indonesia yang berada disini sudah merdeka, bebas, lepas dari penjajahan bangsa manapun juga. Bendera kita adalah Merah Putih, lagu kebangsaan kita adalah Indonesia Raya, pemerintahan Belanda telah diambil alih oleh pemerintahan nasional,” ucap Nani Wartabone dalam pidato yang menggelora kala itu yang menandakan Gorontalo telah merdeka dan mengakui ke-Indonesiaannya.

Jadi patutlah nama Nani Wartabone menempati nama KOREM. “Beliau pada masanya adalah sosok pemberani yang memimpin rakyat Gorontalo melawan penjajahan Belanda, tak gentar memproklamirkan kemerdekaan Indonesia… Mengakui Merah Putih Sebagai bendera Kebangsaan, lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan 3 tahun sebelum kemerdekaan, dengan kata lain merupakan daerah pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia,” tegas Jendral TNI Mulyono (KASAD) mengulas nama Nani Wartabone.#(KP)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar