Menag Dorong Optimalisasi Dana Umat untuk Perkuat Ekonomi Syariah

Rabu, 14 Jan 2026
Foto: Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: kemenag.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
64.9K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas penguatan sinergi pengelolaan ekonomi syariah, khususnya optimalisasi dana umat agar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (14/1/26), menyoroti besarnya potensi dana umat yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

“Sebagian dana umat masih belum aktif dan belum memberikan manfaat nyata. Ini perlu kita aktualkan agar bisa berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Menteri Agama.

Menurut Nasarudin, dana zakat, wakaf, infak, dan sedekah memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi umat jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Karena itu, diperlukan langkah konkret untuk mengoptimalkan pengelolaannya sesuai prinsip syariah.

Ia juga mendorong peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi sekaligus sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat. Pengelolaan dana keumatan, lanjutnya, harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berada di bawah pengawasan yang jelas.

“Dana umat harus dikelola secara profesional dan diawasi dengan ketat. Tujuannya jelas, untuk membantu umat, bukan untuk memperkaya segelintir orang,” tegasnya.

Menag menambahkan, Kementerian Agama saat ini tengah mengkaji data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memetakan potensi ekonomi umat secara lebih menyeluruh.

Data tersebut akan menjadi dasar perumusan kebijakan pengelolaan dana umat yang lebih terarah, efektif, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.