Breaking News
Live Update Berita Terkini

MAHASIWA BANDUNG GERUDUK DPRD JABAR, TOLAK OMNIBUS LAW KARPET MERAH OLIGARKI

Kamis, 16 Jul 2020
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
6.4K pembaca

KOTA BANDUNG [KP] – Puluhan mahasiswa dari Aliansi Poros Mahasiswa Bandung (APMB) berunjuk rasa didepan Gedung DPRD Jawa Barat Jalan Diponegoro No. 27, Kota Bandung, Kamis (16/07/2020).

Demo digelar mahasiswa untuk menolak Rancangan Undang Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan omnibus law RUU Cipta Kerja.

Unjuk rasa ini dilangsungkan bersamaan dengan momentum DPR-RI yang pada hari ini Kamis 16 Juli 2020, akan melaksanakan rapat paripurna memutuskan beberapa RUU yang telah disusun DPR-RI.

Dalam aksinya di gedung DPRD Jabar mahasiswa tidak hanya membentangkan beberapa spanduk, tetapi juga membakar ban.

Koordinator Aksi Ilyasa Ali Husni mengatakan demo tidak hanya dilakukan di Bandung tetapi juga di Jakarta.

“Aksi serentak di berbagai titik digelar atas dasar solidaritas perjuangan mahasiswa Indonesia,” katanya.

Ilyasa menjelaskan, aksi dilakukan karena hari ini, legislatif telah menciderai prinsip demokrasi, menciderai prinsip hukum formil dan materil.

Pengangkatan RUU HIP dan Omnibus law itu, jelas Ilyasa sudah melanggar peraturan perundang-undangan nomor 12 tahun 2011.

“Bahwa hari ini perlu kita suarakan dan sampaikan. Bahwa hari ini aksi penolakan omnibuslaw. Karena hari ini DPR RI akan mengangkat dan mengesahkan omnibuslow ini,” katanya.

Jika nanti RUU Omnibus Law itu disahkan, jelas Ilyasa, berarti legislatif berupaya memberikan ruang kapitalisasi dan investasi yagn sangat besar kepada asing ataupun kapitalis yang ada di Indonesia.

“Omnibus law itu kepentingan oligarki memberikan karpet merah terhadap peluang-peluang bisnis yang ada di Indonesia,” katanya. #*[KP].

  • Laporan: Achmad Ariesmen
  • Editor: Jumadi

No More Posts Available.

No more pages to load.