KETUA KKIG SYARIFUDIN MOSII : BUDAYA SMS MASIH MENONJOL DI GORONTALO

Jumat, 29 Mei 2020
KH Abdullah Gymnastiar pada acara Halal Bi Halal Virtual yang dilaksanakan oleh Lamahu Jakarta
Dengarkan dgn suara Siap
5K pembaca

Laporan : Ati Modjo (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

JAKARTA [KP] – Ketua Umum KKIG, Syarifudin Mosii mengatakan bahwa budaya SMS (Senang Melihat orang Susah, Susah Melihat orang Senang) masih membudaya di Gorontalo masih membudaya di Gorontalo, hal ini disampaikan saat bertanya kepada KH Abdullah Gymnastiar pada acara Halal Bi Halal Virtual yang dilaksanakan oleh Organisasi Masyarakat Gorontalo Lamahu  Jakarta.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Menjawab pertanyaan ini Aa Gym yang sudah pernah berkunjung ke Gorontalo beberapa waktu yang lalu bahwa budaya SMS adalah sifat iri dengki yang merupakan sifat orang kurang iman. Menurut sejarah bahwa sifat dengki adalah sifat setan yang tidak menerima Allah menciptakan Nabi Adam karena setan merasa duluan memgenal Allah. Disinilah muncul sifat sombong dan dengki yang dimiliki oleh setan karena merasa lebih mulia dari manusia.

Demikian diantaranya isi dari ceramah KH Abdullah Gymnastiar pada acara Halal Bi Halal Virtual yang dilaksanakan oleh Lamahu Jakarta. Acara yang laksanakan Rabu (27/05/2020) dimulai pukul 12.30 WIB diikuti oleh 200 lebih masyarakat Gorontalo dari sabang sampai merauke bahkan ada warga dari Jepang, USA dan New Zealand.

Turut hadir dalam acara tersebut Wagub Idris Rahim, Walikota Marthen Taha, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin dan pejabat dari Gorontalo. Juga pengurus Lamahu Ketua Banthayo Roem Kono, Ketum Bubato Haris Bobihoe, Ketua Harian Hamzah Isa, Sekjen Haris Rahim dan Bendahara Umum Ethon Parman. Acara ini dipandu oleh moderator Gafar Zakaria dari RRI Pekan Baru dan Host Linggo Demolinggo dari Suara Jakarta.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.