Kapolres : Peran Tokoh Agama Penting Untuk Mengedukasih Dampak Pandemi Covid-19
Laporan : Budi Dako (JMSI), Editor : Mahamud Marhaba
TOUNA [KP] – Kepala Kepolisian Resor Tojo Una-Una, AKBP Alfred Ramses Sianipar, SIK., MH mengajak tokoh Agama, dan tokoh masyarakat serta Ormas untuk aktif mengedukasi mengenai dampak pandemi Covid-19 secara proporsional.
Hal ini disampaikan AKBP Alfred Sianipar, SIK., MH, dalam giat dialog pencegahan dan penanganan pandemi virus Corona yang dilaksanakan Intelkam Polres Touna di Aula Mako Polres setempat, Selasa (12/05/2020).

Menurutnya, peran ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh Agama sangat penting untuk memberikan edukasi kapada masyarakat, karena sebagai panutan sehingga setiap ucapannya menjadi rujukan untuk diikuti oleh setiap pengikutnya.
Diakatakan, dalam menghadapi situasi pandemi seperti ini sangat dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk bisa memberikan imbauan sesuai protokol Covid-19.
Sehingga, kata dia, masyarakat mendapat bimbingan dan petunjuk dalam menghadapi pencegahan dan penanganan pandemi virus Corona.
βKepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga jarak bila bersosialisasi dengan orang lain serta menjaga kebersihan diri maupun lingkungan,” imbunya.
Dia mengajak tokoh Agama dan tokoh masyarakat didaerah ini, dapat membantu Kepolisian dalam memotivasi warga untuk terus mempertahankan situasi zona hijau pendemi Covid-19 didaerah itu, khusunya Kamtibmas di wilayah hukum Polres setempat.
“Mari kita bersama-sama menjaga Kamtibmas di Tojo Una-Una agar tetap aman kondusif selamanya,” harapnya.
Dalam kesempatan itu juga, Kapolres Touna menyerahi puluhan bantuan paket sembako kepada para peserta, tokoh agama, imam Masjid dan tokoh masyarakat yang ada di daerah itu.

“Ini sebagai wujud kemitraan Polri dengan para tokoh agama dan masyarakat yang terdampak Covid-19 ,”katanya lagi.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Touna dan tokoh masyarakat mengucapkan terima kasih atas kepedulian polri kepada mereka.
“Semoga kegiatan ini terus berlangsung untuk masyarakat lain dalam mengahapi Covid-19,” tutur para tokoh Agama.#[KP]







