Breaking News
Live Update Berita Terkini

KABUPATEN MAJALENGKA NAIK LEVEL II ZONA BIRU COVID-19, MULAI BESOK BERLAKU AKB

Sabtu, 30 Mei 2020
Editor:
Bupati Majalengka H. Karna Sobahi bersama dengan lima kepala daerah Ciayumajakuning.
Dengarkan dgn suara Siap
9K pembaca

Laporan : Sigit (JMSI), Editor : mahmud Marhaba

MAJALENGKA [KP] – Berdasarkan hasil kajian secara ilmiah dan pendapat dari para ilmuwan melalui keputusan Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil, Kabupaten Majalengka menjadi salah satu daerah dari 15 kabupaten masuk ke level II atau zona biru.

Sehingga pada besok hari, Minggu 1 Juni 2020 bisa menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sedangkan 12 Kota dan kabupaten di Jabar lainnya masuk pada level III atau zona kuning, sehingga tetap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid III.

“Hal itu sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil, agar ke-15 daerah itu bisa menerapkan new normal,” kata, Bupati Majalengka H. Karna Sobahi. Sabtu (30/05/2020).

Bupati menuturkan, usai hasil pertemuan dengan para kepala daerah bagian timur di Jawa Barat telah sama sama menyepakati beberapa hal dalam menindaklanjuti AKB sesuai arahan Gubernur Jawa Barat.

“Khusus bagi Majalengka sendiri akan mengkombinasikan PSBB dan AKB, pada prinsipnya para kepala daerah di wilayah Ciayumajakuning menyepakati untuk melanjutkan PSBB Jilid II,” tuturnya.

Bupati menambahkan, namun nanti dengan mengkombinasikan penerapan AKB di daerahnya masing-masing.

“Mengapa kondisi itu diterapkan, karena mengingat hampir semua kasus positif di wilayah Cirebon, Majalengka, Kuningan dan Indramayu merupakan produk imported case,” jelas Bupati.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka itu juga menegaskan bahwa untuk itu perlu penguatan kembali check point di beberapa pintu masuk guna mendeteksi keluar masuk orang dari daerah lain di daerah penyangga kota dan kabupaten.

“Di daerah perbatasan inilah dapat dipastikan mobilitas masyarakat cukup tinggi, sehingga rawan terjadinya kembali kasus positif Covid-19 berasal dari imported case,” imbuhnya.

Diakhir ia kembali menjelaskan, para kepala daerah akan mempertajam kembali jalinan kerjasama dibidang perdagangan dan beragam komoditas di Ciayumajakuning.

“Kami juga berlima menyetujui agar terus menjaga stabilitas perekonomian dengan memberikan kemudahan kepada pelaku usaha yang berniaga di wilayah Ciayumajakuning sesuai SOP Covid-19,” tutupnya.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.