Breaking News
Live Update Berita Terkini

Iran: Selat Hormuz Ditutup, hingga AS Terima Persyaratan

Kamis, 16 Jul 2026
Editor: Jamalul Insan
ILustrasi: Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang sedang berlabuh di Teluk Oman, di lepas pantai Muscat, Oman, pada 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang krusial. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency/pri.
Dengarkan dgn suara Siap
4K pembaca
ISTANBUL   (Kabarpublik.id) – Iran mengatakan pada Kamis bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Amerika Serikat menerima syarat-syarat Teheran untuk membuka kembali jalur perairan strategis tersebut.

Menurut kantor berita semi-resmi Mehr News Agency, Juru Bicata Angkatan Darat Iran Mohammad Akrami-Nia mengatakan bahwa kendali atas selat itu harus berada di bawah otoritas Iran sebelum dapat dibuka kembali.

Ia mengatakan Washington harus mematuhi ketentuan dalam kesepakatan kerangka perdamaian bulan lalu, menghentikan apa yang disebutnya sebagai tindakan bermusuhan, dan menerima aturan Iran yang mengatur Selat Hormuz.

Akrami-Nia menambahkan bahwa aksi militer AS yang terus berlanjut tidak akan memaksa Iran untuk membuka kembali jalur perairan tersebut.

Pernyataan tersebut muncul setelah gelombang baru ledakan dilaporkan terjadi di beberapa kota di Iran, seiring Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan serangan tambahan terhadap negara itu.

Arsip foto – Komando Pusat AS (CENTCOM) meluncurkan Operasi Epic Fury dari Tampa, Florida, atas arahan Presiden AS (28/02/2026). ANTARA/US CENTCOM/Handout – Anadolu AGency / pri.

CENTCOM mengatakan serangan tersebut menargetkan kemampuan militer Iran yang terkait dengan ancaman terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting bagi perdagangan global.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz, dengan pasukan Amerika menyerang Iran.

Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di berbagai wilayah meskipun terdapat kesepakatan kerangka yang dimediasi Pakistan untuk mencapai penyelesaian yang berkelanjutan.

Sumber: Anadolu (ANT)

No More Posts Available.

No more pages to load.