Breaking News
Live Update Berita Terkini

Hashim Tegaskan Program MBG Tetap Berlanjut

Jumat, 3 Jul 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menyampaikan sambutan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa di Jakarta, Jumat (3/7/2026). ANTARA/Fath Putra Mulya
Dengarkan dgn suara Siap
5.7K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak dan ibu hamil akan terus dilanjutkan oleh pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Hashim saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa, organisasi sayap Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), di Jakarta, Jumat (3/7) malam.

Menurut Hashim, keberlanjutan program MBG merupakan komitmen sekaligus janji politik Presiden Prabowo Subianto yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.

“Pemerintah memiliki tekad kuat untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis. Program ini tidak akan berhenti sampai seluruh anak-anak dan ibu hamil yang membutuhkan mendapatkan asupan gizi yang memadai,” ujar Hashim.

Ia menjelaskan, gagasan program MBG telah dicetuskan oleh Prabowo sejak sekitar tahun 2006 sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda Indonesia, khususnya dalam mengatasi persoalan stunting.

Hashim menambahkan, komitmen tersebut telah menjadi bagian dari agenda politik Prabowo sejak Pemilihan Presiden 2009, kemudian kembali disampaikan pada kontestasi politik tahun 2014, 2019, hingga 2024.

“Program ini merupakan janji yang terus diperjuangkan oleh Prabowo Subianto agar seluruh anak Indonesia yang membutuhkan dapat memperoleh makanan bergizi secara gratis, sehingga masalah stunting dapat ditangani secara serius,” katanya.

Meski demikian, Hashim mengakui adanya potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program di lapangan. Karena itu, ia meminta kementerian dan lembaga terkait, serta anggota Srikandi Jaga Desa, untuk ikut mengawasi implementasi program agar berjalan sesuai tujuan.

“Program dengan tujuan yang baik harus diiringi pengawasan dan pembinaan yang optimal. Tanpa pengawasan yang kuat, pelaksanaannya berpotensi tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Hashim.

No More Posts Available.

No more pages to load.