News Update
Live Update Berita Terkini

FKPT GORONTALO LAKUKAN SOSIALISASI PENCEGAHAN RADIKALIME MELALUI MEDIA, LOMBA VIDEO PENDEK SIAP DIGELAR

Rabu, 4 Mar 2020
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
17.7K pembaca

Laporan : Tim Kabar Publik (JMSI)

Editor : Mahmud Marhaba

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

GORONTALO [KP] – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Gorontalo melakukan sosialisasi program penecegahan radikalisme dan terorisme di wilayah kerja provinsi Gorontalo.

Sejak terbentuknya kepengurusan baru FKPT Gorontalo, Prof. DR. Ani M. Hasan, M.Pd membuat roh organisasi bergerak dengan potensi dan talenta yang ada. Beberapa akademisi, pemuda, jurnalis dan pemerhati anti radikalisme dihimpun dalam organsiasi ini.

Disadari bahwa, Gorontalo memiliki kondisi geografis yang cukup terbuka dengan masuknya paham radikalisme. Apalagi daerah ini sangat berdekatan dengan Sulawesi Tengah. Sikap ramah dan terbuka masyarakat Gorontalo juga bisa menjadi peluang masuk keluarnya orang di daerah ini.

Pasca Rakornas di Jakarta, Prof. Ani Hasan langsung melakukan rapat pengurus pada tanggal 24 Februari 2020. Penguatan organisasi dinilainya penting untuk menyatukan persepsi atas gol yang akan dicapai untuk meminimalisir terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan bersama.

Berbagai sarana media digunakan untuk mensosalisasikan program pencegahan radikalisme dan terorisme. Pada Selasa, 03 Februari 2020, FKPT melakukan sosialisasi melalui media publik TVRI Gorontalo.

“Kami terus memberdayakan potensi yang ada dan menggunakan semua media dalam mensosialisasikan pencegahan paham radikalisme dan terorisme di provinsi Gorontalo,” ungkap Prof. Ani Hasan yang merupakan alumni Lemhanas RI.

Pencegahan dilakukan lebih banyak ke kalangan generasi muda. Untuk itu, FKPT terus melakukan inovasi dengan berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kaum milenial.

Dinas Pendidkan, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) provinsi Gorontalo merupakan tempat dimana FKPT melakukan audance dengan agenda besar yang akan dilaksanakan pada tanggal 25-27 Maret 2020. Keterlibatan Dikpora diharapkan dapat menjadi pendorong bagi para pelajar untuk berpartisipasi dalam kegiatan lomba video pendek yang banyak diikuti oleh kaum milenial termasuk pelajar dan mahasiswa.

“Program video pendek ini dikhususkan untuk para pelajar. Untuk itu kami melakukan kerjasama dengan pihak Dikpora. Untuk itu kami berharap agar semua stekholder dilibatkan demi sukseskan kegiatan ini,” ungkap Prof. Ani Hasan.  

Kegiatan ini cukup memberikan semangat kepada para pemuda dan pelajar dengan menyediakan bonus hadiah total 100 juta. Ini kata Ani Hasan, tidak lain untuk memberikan semangat dan menghargai upaya generasi muda dalam mengikuti program ini.

“Jangan melihat hadiah atau bonus yang ada, tetapi bagaimana kita bersama terlibat dalam mengupayakan generasi muda terlibat dalam kegiatan positif sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” ungkap Ani Hasan.

Kedepan FKPT akan terus membuka jaringan dengan semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah baik di provinsi maupun kabupaten kota untuk bergandengan tangan dalam melakukan sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme di Gorontalo.

Dibawah kepemimpinan Prof Ani Hasan, diharapkan FKPT mampu menjalankan perannya dengan maksimal, apalagi dibantu oleh seorang Sekretaris yang energik, Dedy S. Paliyama, S.Pd seorang Bendahara Nur Syarhijjah, SP Bone dan 3 staf adimintrasi, keuangan dan IT. Prof Ani sendiri dibantu 5 bidang yang masing-masing bidang diketuai oleh mereka yang sangat kompeten diantaranya, DR. Arten Mobonggi (Kabid Agama dan Sosbud), DR. Muchtar R. Ahmad (Kabid Pemuda dan Pendidikan), DR. Talha Dangkua (Kabid Perempuan dan Anak), DR. Lukman Laliyo (Kabid Pengkajian dan Penelitian) serta Ana Bau, S.Pd (Kabid Media Massa, Hukum dan Humas).#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.