oleh

Disperindag Papua Barat gandeng Disperindag Raja Ampat Bimtek Sengketa Perdagangan di Raja Ampat

Laporan ; Derek / Editor ; YR

RAJA AMPAT, Kabarpublik.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Papua barat bekerja sama dengan dinas perdagangan kabupaten Raja Ampat menggelar bimbingan teknis (Bimtek) kepada Peserta Pelaku usaha ekonomi di Raja Ampat.

Agenda kegiatan,Koordinasi dan sinkronisasi penanganan dan penyelesaian sengketa konsumen tahun 2021,Rabu 24/11/2021.bertempat di hotel maranu Waisai Raja Ampat.

Gubernur Papua Barat, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan kabupaten Raja Ampat, Noak Komboy, mengatakan perlindungan Konsumen di daerah dalam pelaksanaannya perlu dilakukan koordinasi dan sinkronisasi lintas sektoral dalam penanganan dan penyelesaian sengketa Konsumen.

“Hal itu dilakukan agar terbentuknya suatu persepsi dalam pemberdayaan dan perlindungan Konsumen di daerah yang baik dan terukur,” ujar Noak Komboy.

Menurutnya, sinkronisasi tersebut bertujuan agar para pelaku usaha dapat melakukan usahanya secara bermartabat, baik dan menyajikan kutu barang yang sesuai standar perdagangan.

Sementara, Koordinator Kelompok Substansi Pemeriksaan BPOM Papua barat, Asruddin,S.Farm,M.K.M, memaparkan Peran dan fungsi Badan pom dalam pengawasan obat dan makanan di Manokwari Papua barat.

Bimtek kepada pelaku ekonomi di kabupaten Raja Ampat,sebagai dasar pelaksanaan UU perlindungan konsumen di provinsi Papua barat, Sebagaimana disebutkan dalam,UU NO.8 Tahun 1999 Tentang Konsumen,UU NO.2 Tahun 1981 Tentang metrologi legal,UU NO.7 Tahun 2014 Tentang perdagangan,UU NO.18 Tahun 2012 Tentang Pangan,UU No.23 Tahun 2014 Tentang pemerintah daerah.

Asruddin juga mengatakan,Dalam kegiatan Koordinasi dan sinkronisasi penanganan dan penyelesaian sengketa konsumen tahun 2021, adapun bimtek diselenggarakan oleh dinas perindustrian dan perdagangan Papua barat bekerja dengan Badan Pom, Bertujuan Sebagai perlindungan konsumen berasaskan manfaat, kesimbangan, Keamanan,dan keselamatan konsumen,serta kepastian hukum.

Dia juga menjelaskan kepada peserta bimtek yang terdiri dari pertokoan dan kios-kios kecil,serta penjual pinang di kota waisai,agar paham tentang  regulasi dan penegakan hukum di bidang perdagangan,serta upaya penyelesaiannya.

kata dia,era globalisasi ini kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menjadi hal yang penting dan transparansi,terkait informasi obat dan makanan,sangat dibutuhkan oleh konsumen,ujarnya.

Ia pun berharap di tengah pandemi Covid19 ini pelaku usaha ekonomi di kabupaten Raja Ampat dapat meningkat, Pungkasnya.(drk)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar

News Feed