Breaking News
Live Update Berita Terkini

BNN Boalemo Gelar Workshop Kota Tanggap Ancaman Narkoba Bersama Insan Pers

Kamis, 7 Apr 2022
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
10.1K pembaca

Laporan : Serman Tahala
Editor : YR

GORONTALO [kabarpublik.id] – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Boalemo menggelar workshop penguatan kapasitas Insan Pers dalam rangka untuk mendukung program Kota Tanggap Ancaman Narkoba (Kotan), bertempat di Aula Andalas Hotel Maqna Kota Gorontalo, Kamis (07/06/2022).

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Boalemo Anas Jusuf, Kepala BNN Provinsi Gorontalo yang diwakili Kabag Umum Karim Tangahu, SH.,MH, dan Kepala BNN Kabupaten Boalemo Dr. Ibrahim Paneo, M.Kes., serta para Insan Pers yang tergabung dalam Organisasi Jurnalis Boalemo (AJB).

Dalam kesempatan itu, Kepala BNNK Boalemo Ibrahim Paneo mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas antara BNN dengan Insan Pers dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Boalemo.

Sebagaimana hal itu berdasarkan pada Instruksi Presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2020 tentang rencana aksi Nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika tahun 2020- 2024.

“Narkoba ini adalah sebuah kejahatan yang luar biasa. Dimana perkembangan dan penyalahgunaan Narkoba saat ini sudah sangat massif terjadi di Indonesia. Bahkan peredaran nya pun sudah sampai di semua kalangan,,,”

“Karena kondisi inilah, yang membuat semua pihak diminta untuk bersinergi secara bersama- sama untuk memberantas peredaran narkoba,” Ungkap Ibrahim

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Gorontalo melalui Kabag Umum Karim Tangahu mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki langkah strategis dalam memerangi narkoba, diantaranya Soft Power Approach, Hard Power Approach dan Smart Power Approach.

Soft Power Approach sendiri ini berupa aktivitas pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pasca rehabilitasi. Ini dilakukan agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba.

Sedangkan untuk Hard Power Approach dilakukan dengan memfokuskan pada aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam menangani sindikat narkoba.

“Kemudian untuk Smart Power Approach ini kita gunakan melalui penggunaan teknologi informasi di era digital dalam upaya penanggulangan narkotika,” Jelas Karim.

Kedepan, pihak BNN mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Provinsi Gorontalo.

“Hal ini dilakukan agar dapat mewujudkan Provinsi Gorontalo sebagai Provinsi yang bersih narkoba (bersinar),” Pungkasnya. #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.