Laporan : Yadi / Editor : YR
TERNATE [Kabarpublik.id] – Pjs Kepala Dinas Pendidikan (Dikbud), Kota Ternate, Bahtiar Teng katakan, pemberlakuan metode pembelajaran siswa SD dan SMP untuk belajar daring dan luring semua siswa sudah memahami.
“Nanti kami lihat perkembangan di atas tanggal 20 Juli. Kalau memang kondisi Covid-19 ini agak sedikit menurun kita akan lihat perkembangan,” ucap Bahtiar di ruang kerjanya, Rabu (14/7/2021).
Tapi tadi, mantan Sekretaris KPU Kota Ternate itu mengatakan, dirinya telah mendapatkan informasi kemungkinan pemberlakuan metode pembelajaran di perpanjang sampai tanggal 30 Juli.
“Edaran Walikota kan tanggal 20 Juli, tapi dari Satgas pusat itu kemungkinan tanggal 30, namun edaran kami belum dapat. Jadi kita masih tunggu informasi dari pak Wali Kota dulu,” ujar Bahtiar.
Tapi yang jelas, mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Ternate ini katakan, di daerah – daerah yang diluar, yaitu Moti, Batang Dua, dan Hiri itu kalau dilihat kondisinya boleh ya silahkan mereka memakai luring.
“Artinya guru berkunjung ke siswa punya rumah. Kalau tidak bisa belajar sistem daring, karena mungkin faktor jaringan tidak bagus, maka mereka para guru nanti yang datang ke rumah siswa untuk memberikan pelajaran,” tuturnya.
Lebih lanjut, kan jumlah siswa disana juga tidak terlalu banyak seperti pulau Moti, pulau Batang Dua, dan pulau Hiri.
“Kemarin saya sudah memanggil kepala UPT dan guru – guru yang ada disini harus jaga ketat penerapan Prokes. Kan disana ada informasi Batang Dua sudah berapa hari ini tertular Covid. Nah, jadi tetap belajar tatap muka tidak bisa,” kata Bahtiar.
“Nanti kita lihat perkembangan. Kalau kondisi ini sudah bisa normal, nanti kita tinjau ulang surat yang sudah saya sampaikan di sekolah,” ungkapnya.
Di akhir wawancara, ia menambahkan
guru-guru tetap melaksanakan tugasnya untuk mengajar, dan anak – anak juga harus diberikan motivasi, dan orang tua juga tetap mendampingi anak – anak, supaya mereka bisa belajar.
“Jadi harapan saya, orang tua harus tetap mendampingi anak – anak pada saat proses daring nanti, sehingga anak – anak betul – betul mengikuti pelajaran yang disampaikan oleh guru – guru,” pungkas Bahtiar.#[KP]





