Laporan : Risky Umar (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba
BONEBOL [KP] – Pemusnahan Barang Bukti dari Hasil Operasi Pekat Otanaha I-2019 dan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) Tahun 2019 Polres Bone Bolango, dilakukan di halaman belakang Polres Bone Bolango, Jumat (02/08/2019).
Kegiatan pemusnahan ini dihadiri oleh Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemusnahan minuman keras.

Diketahui, ribuan liter Miras hasil sitaan Polres Bone Bolango yang berhasil dimusnahkan ditempat ini, diantaranya Captikus sebanyak 333 botol + 8.249 liter, Bir Bintang 131 botol, Pinaraci 14 botol, Kasegaran 36 botol, Bir Guenes 12 botol dan Bir Valentin sebanyak 4 botol.
Kapolres Bonebol, AKBP Desmont Harjendro Ap. Sik. MT, mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen, seluruh lapisan masyarakat juga pemerintah, khususnya Pemerintahan Bone Bolango beserta jajarannya yang sudah mendukung untuk memberantas peredaran Miras yang masuk ke Wilayah Bone Bolango. “Ini semua hasil kerja sama yang baik antara elemen masyarakat serta petugas Kepolisian baik yang berada di Polres maupun di Polsek,” ungkap Kapolres Bonebol.
Desmont menegaskan jika perintah ini langsung dari Kapolda Gorontalo karena Miras di wilayah Provinsi Gorontalo sudah menjadi atensi khusus dari Kapolda, dikarenakan Gorontalo sudah masuk dalam peringkat ke 4 peredaran Miras terbesar di Indonesia.
“Dari peredaran Miras juga banyak sebab akibat yang dapat ditimbulkan seperti, penganiayaan bahkan sampai pada pembunuhan, itu semua disebabkan oleh Miras,” tegas Desmont.
Untuk hasil Operasi Pekat Otanaha I di Bonebol, pihaknya tidak mendapatkan lokasi ataupun tempat produksi yang dijadikan pabrik pembuatan Miras. “Jadi sumber Miras ini yang kita dapati ini dari luar wilayah Bone Bolango dan untuk peredarannya sudah berada di wilayah Bonebol,” ungkapnya.

Desmont menegaskan jika operasi ini tidak berhenti disini, namun akan selalu melakukan operasi tanpa henti. “Karena sekarang penyuplai Miras sudah mengetahui kalau kita sering melakukan razia dijalanan, dan sekarang mereka sudah menggunakan modus operandi yang lain dengan menggunakan jalur laut, ini nanti akan kita rencanakan dan koordinasikan kembali bagaimana cara menanganinya,” tegas Desmont.
“Kedepan kita berharap bisa lebih baik lagi dalam hal pemberantasan peredaran Miras ini, kita juga membutuhkan kerja sama dari Pemerintah, TNI, Pihak Kejari serta dari masyarakat yang berada di Wilayah Bone Bolango, karena hal yang mustahil kalau kita bisa melakukan pemberantasan tanpa ada kerja sama dengan pihak lainnya,β ungkap Kapolres sesaat sebelum melakukan pemusnahan Miras.#[KP]







