Laporan : Yadi
Editor :
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – 48 program Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate di tahun 2022 mengarah pada peningkatan SDM terkait lUKM dan Koperasi, penilaian dan pengawasan koperasi, serta bantuan bagi para pelaku UMKM.
Penjelasan diatas disampaikan Hadi Haerudin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate. Ia menyatakan, dari 48 program itu dua diantaranya bantuan bagi warung mama dan ojek.
“Di APBD induk sendiri Insha Allah masuk pada anggaran perubahan. Ini nantinya diperuntukkan untuk ojek sebanyak 1.700 (seribu tujuh ratus) orang dalam bentuk BLT dengn nilai Rp 800 juta,” ucapnya dikantornya, Senin (21/11/2022)
Sementara warung mama sebanyak 150 orang dengan nilai Rp 400 juta (empat ratus juta). Sesungguhnya itu diperuntukan dalam rangka pemulihan ekonomi. Olehnya itu, pihaknya fokus pada pemberdayaan pelaku jasa dan perdagangan yang dianggap memiliki kekurangan modal.
Bantuan yang akan diberikan ini paling tidak bisa mendorong mereka untuk bisa menjalankan usaha mereka. Maka dari itu, pihaknya berharap, dengan bantuan-bantuan yang ada ini sekalipun nilainya tidak seberapa, tapi paling tidak bisa dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin.
“Sehingga bisa membantu mereka sekaligus mendorong dan menambah pendapatan mereka supaya paling tidak ada perubahan dalam usahanya. Itu yang menjadi harapan kita,” jelas mantan Kepala SMP Negeri 4 Kota Ternate.
Hadi menambahkan, pada tahun 2023 nanti, pihaknya juga akan mengajukan sisanya, yaitu warung mama dan ojek. Ini adalah merupakan bentuk program dari pada pemerintah Kota Ternate dalam rangka meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Karena dimasa kondisi pasca Covid ini para pelaku usaha banyak terdampak, bahkan ada yang gulung tikar. Tentu ini menjadi perhatian pemerintah Kota Ternate,” pungkasnya. #[KP]





