Laporan : Yadi / Editor : YRA
TERNATE [Kabarpublik.id] – Kelurahan Salahudin, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, tahun ini kembali mengangkat usulan tahun 2020 – 2021, melalui musrenbang atau musyawarah perencanaan pembangunan kelurahan 2022.
“Kami mengangkat kembali usulan ini, karena pada tahun 2020 – 2021 itu belum diakomodir oleh pemerintah kota. Dan ini atas permintaan masing – masing RT. Jadi ada 11 usulan,” ucap Mardin Kaimudin, SH, Lurah Salahudin saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Senin (24/1/2022).
Lurah menjelaskan, 11 usulan itu diantaranya, jembatan penghubung antara warga masyarakat Tabahawa Kelurahan Salahudin, dan warga BTN simpang 5 yang berada di RT 001-RW 03. Usulan ini bertujuan menciptakan hubungan antara masyarakat BTN simpang 5, dan masyarakat Tabahawa Kelurahan Salahudin.
Kemudian saluran primer atau saluran induk sering banjir di Kelurahan Salahudin, sehingga mengganggu rumah penduduk, dan pejalan kaki.
Saluran ini berada di jalan kayu manis sepanjang Skep sampai batas Kelurahan Moya, panjangnya 2.500 meter. Sementara saluran induk di RT 002- RT 004 sudah rusak, makanya ketika hujan deras air meluap. Itu Panjangnya 120 meter.
“Sementara tiga drainase yang belum ada itu di RT 003/RW 003 panjangnya 100 meter, RT 004/RW 001 panjangnya 150 meter, RT 001/RW 001, dan RT 002/RW 001 itu panjangnya 300 meter.
Selain saluran air, trotoar juga diusulkan panjang 2500 meter. Adanya permintaan ini, karena pejalan kaki sering tersenggol oleh kendaraan di jalan utama Kelurahan Salahudin,” ungkapnya.
Lebih lanjut, adanya usulan ini bertujuan untuk tercipta rasa aman bagi pejalan kaki. Selain itu, ada jalan paving panjangnya 2000 meter di RT 001, RT 02, RT 003, dan RT 04. Selain paving, ada pula usulan bantuan operasional sarana prasarana olahraga, seperti olahraga sepak bola, volly ball, tenis meja, dan tinju. Sedangkan di bidang UKM, seperti bantuan modal usaha bagi pemuda, kelompok usaha sablon, bengkel, dan pertukangan.
Selanjutnya, agar sasarannya tercipta generasi yang mandiri guna mengurangi pengangguran, dan menyerap tenaga kerja. Bukan hanya itu, tapi ada juga usulan untuk pembuatan bangunan tempat usaha kuliner di samping Gudang Dolog RT 001/RW 003. Dengan volume 3X80 meter.
Lurah menambahkan, musrenbang tahun 2022 pada Kamis 20 Januari kemarin sudah selesai dilaksanakan, dihadiri oleh masing – masing RT/RW, tokoh Agama, Babinsa, tokoh pemuda, lembaga pemasyarakatan, dan Babinkamtibmas.
“Harapan saya pasca dari musrenbang ini usulan yang sudah diterima melalui musrenbang itu kiranya bisa diakomodir semua oleh pemerintah kota, karena semua sangat mendesak,” pungkas Mardin.#[KP]





