UI Siap Menjadi Penggerak Kolaborasi Riset Asia Pasifik

Jumat, 8 Mei 2026
Wakil Rektor UI Bidang Akademik, Mahmud Sudibandriyo (kelima dari kanan) ketika.menerima kunjungan APRU. ANTARA/HO-Humas UI
Dengarkan dgn suara Siap
4.8K pembaca
DEPOK (Kabarpublik.id) – Universitas Indonesia (UI) menyatakan kesiapannya untuk menjadi motor kolaborasi riset di Asia Pasifik setelah menerima courtesy visit Association of Pacific Rim Universities (APRU).

Wakil Rektor UI Bidang Akademik, Mahmud Sudibandriyo di Depok, Jumat, mengatakan kunjungan APRU ke UI bukan hanya memperkuat jejaring akademik internasional, tetapi juga membuka ruang bagi universitas riset di Asia-Pasifik untuk merancang model kolaborasi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat global.

“Kami melihat pentingnya menghubungkan riset lintas ekosistem dengan pendidikan berbasis pengalaman agar mahasiswa dan dosen dapat berkontribusi langsung pada solusi nyata,” katanya.

UI menyampaikan pentingnya peningkatan partisipasi aktif dalam berbagai program APRU, khususnya terkait mekanisme pengajuan inisiatif agar dapat menjadi bagian dari portofolio program APRU, baik sebagai lead university maupun participating university.

UI juga menyoroti perlunya kejelasan prosedur dan akses informasi agar universitas anggota dapat lebih aktif mengusulkan program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan akademik dan riset di kawasan Asia-Pasifik.

Melalui pertemuan ini, UI berupaya memanfaatkan platform komunikasi APRU dalam memperluas visibilitas program akademik internasional, termasuk program pertukaran mahasiswa, konferensi internasional, serta kegiatan riset kolaboratif agar dapat menjangkau partisipan yang lebih luas dari berbagai negara anggota APRU.

Kedua pihak sepakat untuk memperkuat komunikasi berkelanjutan dalam merancang program kolaboratif ke depan yang tidak hanya berfokus pada mobilitas akademik, tetapi juga penguatan riset, inovasi pendidikan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat global.

Kunjungan ini menegaskan posisi UI sebagai universitas riset berkelas dunia yang aktif dalam jejaring akademik internasional dan berkomitmen memperluas kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, serta solusi atas tantangan global melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi pendidikan tinggi dunia.

Rombongan APRU yang hadir dipimpin oleh Chief Executive, Thomas Schneider. Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan jejaring akademik internasional di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus menandai langkah UI dalam mengambil peran lebih besar sebagai motor kolaborasi riset lintas negara.

APRU, yang berkantor pusat di Hong Kong, merupakan konsorsium internasional yang beranggotakan universitas riset terkemuka dari kawasan Asia-Pasifik, Amerika dan Oseania.

Organisasi ini berfokus pada kolaborasi lintas negara dalam bidang riset, pendidikan tinggi, inovasi, serta respons terhadap tantangan global, seperti perubahan iklim, kesehatan global, ketahanan pangan, transformasi digital, dan pembangunan berkelanjutan. (ant)

No More Posts Available.

No more pages to load.