SMAN 4 Ternate Bakal Persiapkan Siswa Kelas III Ikuti Penjaringan Masuk Perguruan Tinggi

BERITA, MALUKU UTARA58 Dilihat

Laporan : Yadi
Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Tahun ini, Sekolah Menengah Atas atau SMA Negeri 4 Kota Ternate, akan memasuki semester II. Ini berdasarkan kalender pendidikan yang ditetapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara.

Semester tersebut lebih dititik beratkan kepada siswa kelas III. Diawal Maret siswa kelas III sudah harus ujian sekolah atau US. Apalagi saat ini, panitia SNPMB lokal dari Unkhair sudah meminta kepada sekolah untuk melakukan penjaringan.

Penjaringan ini bagi siswa kelas III yang memiliki prestasi, baik itu prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Tentunya sekolah harus mempersiapkan siswa, karena menguntungkan sekali, sebab siswa diseleksi memperebutkan Universitas lewat nilai lapor semester I dan V.

Demikian disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 4 Kota Ternate, Kandacong. Dirinya mengatakan, jadi SMA 4 itu mendapatkan quota 40 persen sebagai sekolah terakreditasi A. Terdiri dari IPA 86, dan IPS 50 orang dengan sistem ranking.

“Jumlah siswa kita kelas III itu 339 orang yang akan mendapatkan 40 persen, sehingga siswa akan kita ambil dihampir 136 orang. Itulah keuntungan dari akreditasinya. Makanya sekarang BP lagi melakukan sosialisasi ke siswa kelas III bagaimana memilih Universitas dan fakultas,” ucapnya di sekolah, Selasa (24/1/2023).

Selanjutnya, sesuai bakat dan minat siswa. Setelah penjaringan langkah selanjutnya pada persiapan ujian sekolah yang akan diambil dari data pokok pendidikan atau Dapodik. Setelah dilakukan klarifikasi peserta US oleh Pusdatin kemudian datanya berapa itu diserahkan kepada sekolah untuk dikroscek, apa benar jumlah yang diberikan tersebut betul atau tidak.

“Makanya tim data kita harus bekerja ekstra, sehingga tidak merugikan siapa pun, sebab siswa yang mengikuti US itu mereka terdaftar di Dapodik. Setelah itu, di bulan Juni kita mulai mempersiapkan siswa naik kelas atau pindah kelas bagi siswa kelas I dan kelas III” ujarnya.

Tentunya dirinya menuturkan, yang perlu dikombinasikan kepada anak – anak adalah bagaimana mereka bisa menghargai dirinya gurunya dan menghargai sekolahnya, sehingga tidak ada masalah pada saat pindah kelas.

“Insha Allah harapan kami seperti tahun – tahun sebelumnya mudah-mudahan tidak ada masalah pada ujian sekolah. Namun kalau dari sisi itu otomatis kita akan menyiapkan siswa untuk pembimbingan, bukan cuman membimbing tapi l pasca jadi siswa mau kemana,” sebutnya. #[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar