Rakorda Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Maluku Utara 2024 Berlangsung Sukses

BERITA61 Dilihat

Laporan : Adi / Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Rapat koordinasi daerah (Rakorda) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan se-Provinsi Maluku Utara tahun 2024 yang dimulai pada tanggal 25 hingga hari ini 26 Juni berjalan aman dan lancar. Kegiatan tersebut dipusatkan di Muara Mall Ternate.

Agenda yang dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Provinsi Maluku Utara itu akan berakhir pada tanggal 27 Juni. Acara yang diselenggarakan selama tiga hari itu bertemakan “Tertib Penyelenggaraan kearsipan dan Pengembangan Literasi di Maluku Utara”.

Sekretaris Disarpus Provinsi Maluku Utara, Usuri, menjelaskan, tujuan dari rapat koordinasi daerah serta sinkronisasi pengembangan Kearsipan dan Perpustakaan 2024 ini, pertama, bertujuan untuk menyerap masukan guna merumuskan rencana aksi 2025 dalam upaya pemberdayaan.

Selanjutnya, yaitu penguatan serta pemantapan program kearsipan dan Perpustakaan ke depan. Kedua, mensinergikan misi dan presepsi agar dapat dibanggun kerja sama yang baik, terpadu antara Disarpus Provinsi dan kantor Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kota.

“Ketiga, mengintensifkan koordinasi dan sinkronisasi yang berjenjang mulai dari provinsi hingga ke kabupaten kota, kecamatan sampai ke kelurahan dan desa. Selain itu, perpustakaan harus mampu bertransformasi menangkap peluang baru dengan menambah nilai perpustakaan,” ucapnya, Rabu, 26 Juni 2024.

Ia melanjutkan, serta mampu mengikuti arus perkembangan, ekspansi, dan inovasi, sehingga menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya itu, perpustakaan juga mengembangkan fasilitas layanan sesuai dengan perkembangan zaman yang memudahkan pemustaka memperoleh akses terhadap informasi dan pengetahuan.

Kaitan dengan pengembangan Perpustakaan ia menegaskan, pertama, harus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa atau kelurahan melalui pemanfaatan Perpustakaan. Kedua, meningkatkan kesadaran masyarakat desa atau kelurahan tentang literasi informasi berbasis TIK untuk peningkatan soft skill atau terampilan.

“Dan yang ketiga, menurunkan kemiskinan masyarakat dengan transformasi Perpustakaan umum menjadi inkubator usaha masyarakat desa atau kelurahan,” sebutnya sembari ia menambahkan bahwa, di tahun ini ada 13 desa atau kelurahan mnerima bantuan Perpustakaan.

Sekretaris Disarpus menyebut, bantuan itu untuk peningkatan pelayanan Perpustakaan berbasis inklusi sosial pada tahun ini. 13 desa atau kelurahan yang dimaksud adalah Desa Fagudu, Desa Falabisahaya, Desa Waibau, dan Desa Waihama di Kabupaten Kepulauan Sula.

“Di Kota Ternate, yaitu Kelurahan Kota Baru, Kelurahan Mado, Kelurahan Soa Sio, dan Kelurahan Tobololo. Sementara di Kabupaten Pulau Morotai, Desa Aha, Desa Waringin, Desa Juanga, Desa Momojiu, dan Desa Pandanga. Ini berdasarkan keputusan Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor : 49 Tahun 2024,” sebutnya.

Diakhir wawancara Sekretaris Disarpus berujar, semoga hasil yang diharapkan dari rapat koordinasi daerah ini kita memperoleh satu pemahaman yang lebih spesifik tentang bagaimana memberdayakan perpustakaan dan bagaimana mengelola Arsip di Maluku Utara.

Apa Reaksi Anda?
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar