BEKASI (kabarpublik.id) – Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Bekasi menghadirkan layanan konsultasi psikologis dan edukasi keluarga melalui program “Tenda Curhat” dalam kegiatan Muhammadiyah Day 2026.
Kegiatan tersebut digelar pada Minggu (10/5/26) di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan Ki Mangunsarkoro, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Program ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dikdasmen PDM Muhammadiyah Kota Bekasi, Fakultas Psikologi Unisma Bekasi, serta Satgas MRBS OPSM MAM 03 Bekasi.
Layanan konsultasi terbuka untuk seluruh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia. Sebanyak 50 peserta tercatat memanfaatkan layanan konsultasi selama acara berlangsung.
Kegiatan ini bertujuan mendekatkan akses layanan psikologis dan edukasi keluarga kepada masyarakat melalui ruang konsultasi yang nyaman, mudah dijangkau, dan ramah bagi semua kalangan.
Selain itu, program ini juga menjadi langkah promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan mental, penguatan ketahanan keluarga, serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, peserta terlebih dahulu mengisi formulir pendaftaran dan menjalani asesmen singkat sebelum mengikuti sesi konsultasi bersama konselor dan psikolog yang bertugas.
Untuk menjaga kenyamanan dan privasi, layanan konsultasi dilaksanakan di ruang kelas TK Aisyiyah yang disiapkan khusus selama kegiatan berlangsung.
Selain layanan konsultasi, panitia juga menyediakan booth interaktif yang mengajak pengunjung menyampaikan pesan sosial melalui media tempel bertema “Stop Normalisasi” dan “Ayo Normalisasi”.
Booth tersebut menjadi sarana edukasi publik terkait perilaku positif, perlindungan anak, kesehatan mental, dan penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin terbuka untuk mencari bantuan dan berkonsultasi terkait persoalan psikologis maupun keluarga, sekaligus bersama-sama menciptakan lingkungan sosial yang sehat, aman, dan suportif.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan evaluasi antara penyelenggara, konselor, dan seluruh pihak yang terlibat guna memperkuat tindak lanjut layanan edukasi dan konsultasi psikologis di masyarakat.






