Laporan : Ifan Saluki
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Maraknya fenomena kasus bunuh diri yang akhir – akhir ini terjadi di Provinsi Gorontalo, membuat Penjabat Gubernur Ismail Pakaya resah.
Melihat tiga kasus bunuh diri yang terjadi selama sebulan terakhir, Pj Gubernur mengajak seluruh stakeholder di Provinsi Gorontalo untuk menseriusi masalah ini. Terlebih fenomena ini banyak terjadi dikalangan kaum wanita dengan usia di bawah 25 tahun.
“Sebulan saya di sini, sudah tiga orang yang bunuh diri. Saya ingin mengajak kita semua untuk menjadi bagian dari pembinaan kita terkait masalah ini, karena jujur ini sangat mengkhawatirkan bapak ibu sekalian,” ujar Ismail Pakaya.
“Fenomena bunuh diri ini tentunya harus bisa menggerakkan semua pihak untuk turut membantu menekan kasus ini. Saya akan mengajak seluruh Forkopimda termasuk Bupati dan Wali Kota untuk duduk bersama menseriusi masalah ini,” tambahnya.
Menurut Ismail, pemerintah harus bisa mencari solusi secepat mungkin apa yang harus dilakukan. Sebab kasus ini telah banyak terjadi pada generasi muda yang diharapkan bisa menjadi generasi penerus pembangunan Provinsi Gorontalo dimasa akan datang.
“Mungkin karena tidak ada aktivitas, tidak ada olahraga, kesenian, jadi merasa kesepian, putus asa dan lain lain. Intinya kita butuh semua pihak, karena kalau dari segi pendidikan yang SD dan SMP kewenangannya ada pada pak Wali Kota dan Bupati. Sedangkan tingkatan SMA itu ada di pemerintah Provinsi. Jadi nanti bersama teman-teman Forkopimda kita harus cari solusinya, sekaligus mari kita hidupkan lagi olahraga di masyarakat,” pungkasnya #[KP]





