JAKARTA (kabarpublik.id) – Pembentukan struktur kepolisian definitif di Provinsi Papua Selatan dan Papua Pegunungan dinilai mendesak guna memperkuat pelayanan keamanan serta penegakan hukum di wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua.
Ketua Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama, meminta percepatan pembentukan Polda definitif di dua provinsi tersebut agar pelayanan kepolisian dapat berjalan optimal hingga tingkat Polres dan Polsek.
Menurut Sandri, keberadaan Polda definitif sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Papua Selatan dan Papua Pegunungan.
“Keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum menjadi kebutuhan utama masyarakat sehingga harus diprioritaskan,” kata Sandri.
Ia menjelaskan, kesiapan lahan untuk pembangunan Markas Komando (Mako) Polda di kedua wilayah tersebut sudah tersedia. Untuk Papua Selatan, lahan seluas 10 hektare telah disiapkan di Kecamatan Kurik, Merauke. Sementara di Papua Pegunungan, lahan seluas 10 hektare juga telah tersedia di Wamena.
Sandri menilai percepatan pembentukan Polda definitif perlu segera mendapat perhatian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri, termasuk pemenuhan kebutuhan personel yang menjadi kewenangan Mabes Polri.
“Harus direspons cepat karena masyarakat membutuhkan rasa aman dan pelayanan penegakan hukum yang maksimal,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembentukan Polda definitif di wilayah DOB Papua merupakan langkah penting untuk memperkuat sistem keamanan serta menjaga stabilitas daerah agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.
