GORONTALO [kabarpublik.id] – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 dengan meriah pada Rabu (31/7/2024).
Acara ini dihadiri ribuan anak didik dari TK dan PAUD se-Kabupaten Gorontalo, serta dihadiri langsung oleh Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, Wakil Bupati Hendra Hemeto, Kepala Dinas P2PA Provinsi Gorontalo dr. Yana Yanti Suleman, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo, Plh Sekda Haris Tome, pimpinan OPD, camat, kepala desa, dan orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Bupati Nelson Pomalingo mengucapkan selamat memperingati Hari Anak Nasional kepada seluruh anak-anak dan juga kepada para orang tua yang telah berperan aktif dalam membina, mendidik, dan melindungi anak-anak mereka.
Bupati Nelson menekankan bahwa peringatan HAN ini merupakan pengingat akan pentingnya peran anak sebagai individu yang unik dan penuh dengan potensi.
“Peringatan Hari Anak Nasional ini dilaksanakan setiap tahun, baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini menjadi pengingat bagi kita bahwa anak merupakan individu yang unik dan penuh dengan potensi,” ujar Bupati Nelson.
Bupati Nelson juga menyampaikan bahwa kualitas anak dan generasi muda sangat menentukan tingkat kemajuan bangsa. Setiap anak perlu mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, maupun sosial.
Selain itu, anak-anak juga harus memperoleh perlindungan dan pemenuhan hak-haknya, yang merupakan upaya berkelanjutan dalam membangun karakter anak yang hasilnya akan terlihat dalam beberapa dekade mendatang.
“Pemenuhan atas hak-hak anak di masa sekarang merupakan jaminan atas ketersediaan SDM unggul di masa depan,” tegas Bupati Nelson.
Bupati Nelson juga mengungkapkan bahwa tema Hari Anak Nasional tahun ini adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.
Tema ini, menurutnya, mengingatkan kita akan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing.
“Anak-anak adalah aset dan harta yang paling berharga bagi bangsa ini. Mereka adalah generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan kita untuk memajukan Indonesia. ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’ mencerminkan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak kita,” tandas Bupati Nelson.





