Pedagang Kembali Berjualan Diluar, Ini Dia Imbauan Kepala UPTD

Kamis, 2 Sep 2021
Foto Istimewa : Kepala UPTD Pasar Ternate Tengah, Guntur Doa.
Foto Istimewa : Kepala UPTD Pasar Ternate Tengah, Guntur Doa.
Dengarkan dgn suara Siap
6.7K pembaca

Laporan : Yadi / Editor : YR

TERNATE [Kabarpublik.id] – Meskipun Pemerintah Kota Ternate, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate sudah berupaya memindahkan pedagang di dalam pasar Bahari Berkesan Tiga (BP3), namun masih ada saja pedagang yang berjualan di depan pasar Higienis.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Padahal penataan pasar yang dilakukan oleh pihak Disperindag beberapa hari lalu di depan pasar Higienis itu adalah merupakan salah satu tugas dan tanggungjawab yang telah diberikan oleh pemerintah untuk dilaksanakan.

Kepala UPTD Pasar Ternate Tengah, Guntur Doa menyampaikan, aksi yang dilakukan kemarin oleh pedagang di kantor Walikota itu mereka menuntut untuk berjualan di depan pasar Higienis.

“Tapi pak Wali Kota tidak mengiyakan, yang diinginkan adalah para pedagang semua harus masuk di dalam pasar BP3,” ucap Guntur di ruang kerjanya, Kamis (02/9/2021).

Selanjutnya, nanti selama satu bulan itu petugas mengarahkan para pembeli ke dalam BP3, namun para pedagang ini beralasan bilang, mereka mengejar pemasukan demi untuk membayar koperasi.

Kemudian terkait dengan ada beberapa pedagang yang saat ini keluar berjualan di depan pasar Higienis, itu bukan atas perintah pak Walikota, namun kebijakan dari Disperindag sendiri. Lebih lanjut, ia katakan, tapi pihaknya membatasi para pedagang itu hanya diatas jam 10 pagi.

“Nah, jadi setelah mereka sudah dapat pendapatan, baru kami arah kan kembali mereka ke dalam untuk berjualan. Jadi mau tidak mau kita harus ikuti dulu kemauan mereka, setelah itu baru kita mengarahkan lagi ke dalam, sesuai dari hasil kesepakatan bersama,” jelas Kepala UPTD.

Selain itu, menyangkut dengan dinding pasar BP3 yng rencananya akan dibobol itu, Guntur mengatakan, pihaknya masih menunggu kedatangan dari pihak DPRD Kota Ternate, untuk melihat lokasi pasar tersebut, sebab akan dibobol dibagian Selatan.

“Jadi kami belum bisa ambil keputusan untuk membobol dinding tersebut. Maka sambil mnunggu kedatangan DPRD, kita berikan kelonggaran kepada pedagang untuk berjualan diluar, itu ada sekitar 25 orang. Sementara yang masih bertahan di dalam itu ada sekitar 124 orang, dari jumlah total 149 pedagang,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, program pak Walikota ini terkait dengan penataan, Ketua DPRD Kota Ternate, pak Muhajirin Bailusy juga sangat mendukung. Bahkan Beliau pun berharap, pihak Disperindag harus melakukan langkah tegas untuk memasukan para pedagang di dalam.

“Nah, jadi langkah manusiawi yang kami sudah lakukan sejauh ini, itu sudah tepat sesuai dengn perintah pemerintah kota. Maka dari itu, kami mengimbau kepada pedagang harus tetap mengikuti aturan pemerintah untuk tetap berjualan di dalam pasar BP3,” imbau Guntur.

Dirinya pun berharap, kepada pembeli apabila ke pasar langsung saja masuk ke dalam pasar BP3, karena pedagang yang berjualan di depan pasar Higienis itu sudah dipindahkan ke dalam.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.