oleh

LP3BH Sayangkan Penangkapan 10 Mahasiswa di asrama Mimika Manokwari Tak Mendasar.

Laporan ; Derek / Editor ; YR

RAJA AMPAT, [kabarpublik.id] – Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Sebagai lembaga advokasi hak asasi manusia dan penegakan hukum,Pada hari Senin (22/11) sekitar jam 08:40 wit sampai selesai sekitar 10:00 wit,telah menerima catatan kronologi lengkap dari para mahasiswa penghuni Asrama Mahasiswa Kabupaten Mimika di Kompleks Amban Permai, Amban -Manokwari.

Terjadi penggerebekan yang dilakukan oleh sejumlah aparat keamanan dari Polri dengan dukungan personil Brimob dan TNI Angkatan Darat dia akibat kompleks Asrama tersebut. Tujuan penggerebekan, menurut laporan dari klien kami rupanya karena aparat polisi di Manokwari hendak mencari oknum warga yang terlibat insiden berdarah di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat sekitar awal September 2021 lalu.

Sayang sekali, karena kami melihat bahwa aparat polisi dan Brimob tidak mampu menunjukkan surat tugas dan surat perintah penyidikan kepada keluarga korban maupun keluarga terlapor/terduga pelaku”Beber Warinussy.

LP3BH memperoleh informasi bahwa ada sekitar 10 anak mahasiswa yang ditangkap dan digelandang ke Mako Brimob Polda Papua Barat guna kepentingan diperiksa. Mereka adalah : Engelbertus Beanal (24), Deteau Magai (23), Andreas Uamang (24), Weli Dekme (22), Roma Uamang (21), Son Wenda (23), Wianus Alom (20), Amsal Yohame (21), Yan Amokwame (25), dan Win Keleberme (26). 

Menurut informasi yang kami terima dari keluarga penghuni Asrama Mimika tersebut. Yang menjadi pertanyaan bagi kami selaku Advokat dan Pejabat Penegak hukum ialah kenapa saat terjadi penggerebekan tersebut diatas, tidak ditunjukkan surat tugas dari Kapolres Manokwari. Bahkan surat perintah penggeledahan dan atau  penetapan dari Ketua Pengadilan Negeri Manokwari Kelas I B. Bahkan pemeriksaan para mahasiswa tersebut tidak dipenuhi hak mereka untuk memperoleh bantuan hukum sesuai amanat pasal 54, pasal 55 dan pasal 56 dari UU No.8 Tahun 1981. LP3BH Manokwari sedang mengumpulkan informasi lain mengenai status para mahasiswa yang nahas pagi hingga sore menjelang malam tadi,” Pintanya

Menambahkan,LP3BH Manokwari akan menindaklanjuti perkara ini ke polisi dan menelusuri keterangan ke-10 orang mahasiswa pasca dibawa ke Mako Brimob. Semua keterangan para korban dan saksi akan sangat bermanfaat untuk kepentingan advokasi lebih jauh. Hingga sore tadi, kami menerima informasi jika para mahasiswa tersebut telah dikembalikan oleh Polres Manokwari ke asrama Mahasiswa Kabupaten Mimika tersebut,”Jelasnya.Warinussy.(drk)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar

News Feed