Lapoan: Rifaldy Happy (JMSI), Editor: Mahmud Marhaba
BONEBOL [KP] – Dinonaktifkannya 13 ribu warga dari program jaminan kesehatan membuat Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone Bolango merencanakan akan mengundang pihak terkait termasuk tim anggaran pemerintah daerah.
“Dari data yang kami terima ada 26 ribu masyarakat Bone Bolango yang dicover melalui jamkesta, separuhnya sudah tidak tercover lagi. Ini sangat tidak adil bagi masyarakat kita, karena memang cara verifikasinya tidak akurat”. ungkap Faisal Mohie, di kantor DPRD Bone Bolango, Selasa (28/1/2020).
Manurut Faisal, proses verifikasi dilakukan tanpa ada batas waktu. Sehingga hasilnya bias lebih akurat dan tidak terkesan buru-buru. Ia bersama anggota komisi I akan segara meminta klarifikasi sekaligus mencari solusi dari persoalan ini.
“Kami akan segera menindaklanjuti persoalan ini dengan mengundang pihak yang bertanggung jawab termasuk tim penganggaran dari pemda,” ketusnya. #[KP]







