Laporan : Abdul Rochim
Editor : Mahmud Marhaba
KOTA PEKALONGAN – Penyebaran virus Covid-19 masih belum ada tanda tanda penurunan, bahkan dibeberapa wilayah di Indonesia semakin bertambah warga yang terpapar virus tersebut, untuk antisipasi agar Kota Pekalongan tetap steril dari Covid-19.
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Andrian Suez,SH, S.I.K., M.H menyampaikan himbauan kepada warga Kota Pekalongan yang masih dalam perantauan untuk tidak mudik atau pulang kampung.
Seperti yang disampaikan oleh tokoh masyarakat Kandang Panjang kecamatan Pekalongan Utara, Kusnandar Bangkit , tokoh Agama, Takmir Masjid Al-Muhajirin, KH Nurhamid Pekalongan Barat, tokoh Agama, Ustadz Syahrul Soko Duwet Pekalongan Selatan, tokoh Masyarakat, Jamal Maretan Pekalongan Timur,KH Bastomi Toga, Simbang Wetan Buaran menyampaikan kepada masyarakat Kota Pekalongan dan Khususnya warganya agar disiplin dalam menaati instruksi pemerintah terkait virus Covid-19.
“Kepada pemudik atau warga pendatang yang sudah pulang, semua tokoh baik dari Tomas,Toga dan Toda mengimbau agar mereka menaati dan mematuhi prosedur kesehatan yang ada. Untuk warga pendatang ataupun pemudik yang telah pulang, kami imbau taati prosedur kesehatan yang ada, semata mata untuk kesehatan bersama,” ucap Kelima tokoh tersebut, Selasa, (14/04/2020).
Sementara itu kepada warga Kota Pekalongan yang masih dalam perantauan berharap untuk sementara menunda pulang ke kampung halaman, dengan tujuan untuk menjaga kesehatan bersama.
“Untuk saudara kita yang masih dalam perantauan, kami minta untuk menunda mudik dulu, pulanglah saat situasi aman, meskipun itu butuh pengorbanan, namun demikian itu semua untuk kesehatan bersama untuk disampaikan kepada warganya melalui tokoh masyarakat,” tandas Kapolres AKBP Andrian Suez,SH,S,I,K., M.H.#[KP]






