Laporan : Serta
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Boalemo Andy Faisal Hurudji menyesalkan apa yang menjadi penyampaian Petua atau Ketua Dewan Adat Boalemo pada Prosesi Adat Tonggeyamo yang berlangsung, Sabtu (22/04/2023).
Menurut Andy, apa yang disampaikan oleh Petua terkait dengan Penjabat Bupati Boalemo Hendriwan seperti dimiskinkan dan hak hak yang tak berikan oleh Pemda Boalemo, itu tidak seharusnya disampaikan dalam Prosesi Adat Tonggeyamo.
“Kalimat seperti itu, seharunya tidak disampaikan pada acara tersebut. Karena itu lembaga terhormat, jangan ada yang dibahas selian penetapan 1 Syawal. Apalagi yang hadir disitu bukan hanya Pejabat Pemda saja, tapi ada juga beberapa pimpinan dari luar Pemda,” tegas Andy saat dikonfirmasi melalui via telepon.
Andy berharap semoga hal seperti ini tak terulang kembali. Jika ada hal-hal yang sifatnya internal, maka lakukan pertemuan dan sampaikan. Agar apa yang menjadi keluhan bisa tersampaikan dengan baik.
“Penyampaian seperti itu ada tempatnya. Apalagi kita yang merasa sebagai putra daerah wajib untuk menjaga nama baik seseorang maupun nama baik daerah ini,” pungkasnya #[KP]







