Laporan : Jarber SMSI
Editor : Mahmud Marhaba
KABGOR [KP] – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mempertanyakan sikap dari sejumlah orang yang tidak setuju dengan langkah yang diambil pemerintah kabupaten Gorontalo untuk meminjam ke bank untuk pembangunan Shopping Centre Limboto.
Hal itu disampaikan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo usai rapat pembahasan bersama DPRD Kabupaten Gorontalo. Dalam rapat itu, dua fraksi menyatakan menolak rencana pemerintah Kabupaten Gorontalo.
- MENUJU KOTA WISATA, SEKTOR PARIWISATA BOALEMO TERUS DIGENJOT
- Konsisten Tingkatkan Kualitas Perekonomian Masyarakat, Walikota Bukittinggi Launching Tabungan Utsman dan Salurkan Bansos kepada Keluarga Penerima Manfaat
- Wawako Elzadaswarman Resmi Lepas Kontingen Shorinji Kempo Ikuti Kejurda se-Sumatera Barat
Menurut Nelson, kerjasama dengan pihak perbankkan bertujuan membangun kembali Shopping Centre Limboto sebagai pusat ekonomi masyarakat.
”Ya, niat itu yang utama, ingin memperbaiki shopping. Dan niat ini sudah lama,” ungkap Nelson Pomalingo.
Nelson berpendapat sebagai aset daerah, bangunan Shoping Centre Limboto tidak bisa dibiarkan pasca terbakar. Apalagi tempat itu menjadi pusat perekenomian masyarakat.
“Maka tidak boleh tidak, langkah perbaikan adalah upaya penyelamatan aset yang sudah lama menjadi ikon kabupaten Gorontalo,” bebernya.
Nelson menjabarkan pemerintah sudah mengkaji pembangunan Shoping Centre Limboto bahkan telah meminta saran melalui Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri.
”Negara saja meminjam uang, apalagi kita daerah, yang penting kita sudah menganalisisnya, dan kita mampu membayar. Kita punya PAD, dan Shoping itu punya PAD sendiri,” terangnya.
Nelson menargetkan kemegahan Shoping Centre Limboto menjadi sarana untuk mempromosikan daerah.
“Allhamdulillah, Limboto kini sudah menjadi tempat destinasi, tapi sayang tempat belanjanya tidak Ada. Bagaiamana jika orang yang akan berkunjung kedestinasi pusat kota Limboto, mampir sebentar untuk mencari apa yang mereka belanja, maka tentunya kalau shoping sudah tertata bagus, pastinya mereka akan belanja disana,” terang profesor Nelson Pomalingo.#[KP/HMS]





