Laporan : Yadi
Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Kepala Sekolah Dasar atau SD Negeri 53 Kota Ternate, Samin Ishak menyebutkan, dalam rangka menghadapi kurikulum merdeka belajar harus ada persiapan yang dilakukan oleh sekolah.
Ia menyatakan, seperti misalnya buku, sebab program ini sudah direncanakan sejak awal, dan karena ini baru, maka harus dilakukan sosialisasi oleh pihak sekolah untuk melakukan gebrakan – gebrakan mengacu kepada kurikulum tersebut.
“Kurikulum ini kami belum mendalami, karena belum ada sosialisasi, baru sebatas rencana yang sudah ada. Kalau ingin dilakukan harus ada buku,” ucapnya di sekolah, Rabu (11/01/2023).
Lebih lanjut Samin, kalau belum ada bagaimana mau dilaksanakan sebagai pendukung. Selain itu, yang akan mengikuti K13 dan kurikulum merdeka belajar ini siswa kelas I dan jelas IV.
Selanjutnya, karena sebatas uji kemampuan siswa, apakah mereka mampu atau tidak melaksanakan kurikulum merdeka belajar tahun ajaran 2022/2023. Jadi tidak semua kelas ikuti.
“Harapan saya selaku Kepala Sekolah, selain guru, dan siswa, orang tua siswa juga turut berperan aktif membantu untuk mensukseskan merdeka belajar, agar apa yang direncanakan ini bisa berhasil,” ujarnya mengakhiri. #[KP]






