Laporan : Tim Kabar Publik (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
GORONTALO [KP] – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo terus melakukan sosialisasi dengan pihak pemerintah daerah ditengah kondisi pendemi Covid-19. Hal ini dilakukan sejalan dengan petunjuk yang disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris yang baru, DR. Boy Rafli Amar, MH pada akhir Mei kemarin.
Ketua FKPT Gorontalo, Prof. DR. Ani M. Hasan, M.Pd pada meia ini , Senin (08/06/2020) menegaskan jika dalam kondisi seperti ini, kita harus waspada karena bisa saj kondisi Covid-19 disusupi dengan beragai pentingan termasuk paham Radikalisme yang mengarah ke Terorisme.
Ini sesuai hasil penyamapian Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) DR. Boy Rafli Amar, MH yang melakukan rapat sekaligus perkenalan dengan seluruh jajaran Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) se Indonesia. Rapat yang sekaligus membahas langkah FKPT dalam melaksanakan tugas dan fungsi selama pandemi Covid-19.
“Ada pesan khusus yang disampaikan kepala BNPT, Boy Rafli Amar yakni menjaga eksistensi FKPT di tengah pandemi Covid 19 dengan melakukan komunikasi kepada pemerintah daerah yang bertujuan agar upaya pencegahan terorisme tetap bisa dilaksanakan,” tegas Ani Hasan.
Dalam rapat virtual itu, kata Prof Ani Hasan, disamping perkenalan pengurus FKPT yang ada di 32 Provinsi juga dilakukan pemaparan pokok kebijakan penanggulangan terorisme secara menyeluruh.
Dijelaskan Ani Hasan, ada kebijakan khusus yang diambil BNPT dalam penanggulangan terorisme di tengah pandemic yakni salah satunya bekerjasama dengan pemerintah dalam penanggulangan Covid 19 sembari mencegah penyebaran paham radikalisme yang berpotensi menjadi terorisme.
Untuk itu, secara kelembagaan, FKPT Gorontalo memberikan dukungan atas langkah yang diambil BNPT dalam penanggulangan terorisme di tengah pandemi covid 19 tujuannya untuk mencegah terorisme yang terjadi di daerah ini.
Kepala BNPT DR. Boy Rafli Amar dalam pertemuan virtual dengan 32 Ketua FKPT menyampaikan arahan pokok-pokok kebijakan penanggulangan terorisme di tengah pandemi Covid 19.
“Saya juga menghimbau kepada seluruh Ketua FKPT di Indonesia untuk selalu mengikuti himbauan pemerintah serta membantu mensosialisasikan kegiatan pemerintah untuk memutuskan rantai Covid 19,” kata Boy Rafli Amar yang pernah menjabat sebagai Kadiv Humas Mabes Polri itu.
Dirinya pun mengatakan berdasarkan hasil pemantauan penindakan terorisme di Kepolisian bahwa ancaman terorisme masih ada di sekitar masyarakat.
“Ini penting diinformasikan kepada semua ketua-ketua FKPT untuk selalu sampaikan narasi-narasi kedamaian, cinta tanah air, wawasan kebangsaan terus diinformasikan ke ruang publik secara offline maupun online di dunia maya,” pinta Boy Rafli Amar sambil berharap agar para Ketua FKPT membangun kerjasama dengan semua sektor baik dengan pemerintah daerah, Ormas, Perguruan Tinggi untuk sama-sama memberantas terorisme.#[KP]





