DPP IWAPI BERSINERJI MELAKSANAKAN EKOLOGI SISTEM DI MASA COVID 19

Minggu, 10 Okt 2021
Dengarkan dgn suara Siap
6.2K pembaca

Laporan : Ati Modjo / Editor : YR

JAKARTA [kabarpublik.id] – Pelestarian lingkungan hidup dan budidaya ikan air tawar atau kegiatan ekologi dilakasanakan oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (07/10)

“Pilot proyek kegiatan Ekologi ini dilakukan di Kali Ciliwung, Bogor dan di Curug Cilember Ciawi dengan memberikan bibit pohon penghasil buah-buahan kepada masyarakat  yang difasilitasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan benih ikan budidaya air tawar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kami juga melepas ikan  ke sungai Ciliwung” menurut Hana Fadel yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum bidang Kelautan dan Perikanan serta Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Acara dihadiri Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhamad, Pendiri IWAPI Dewi Motik dan wakil walikota Bogor, Lurah dan perangkat desa dengan melakukan pelepasan ikan ke sungai dan penanaman pohon secara simbolis.

Pandemi covid-19 saat ini  mengharuskan orang untuk melakukan  kebiasaan Pola Hidup Bersih dan Sehat. Hidup sehat merupakan hal yang seharusnya diterapkan oleh setiap insan karena manfaat yang didapat sangat banyak, mulai dari kesehatan jiwa dan raga, menjaga kebersihan tempat tinggal serta kebersihan lingkungan serta  kesejahteraan hidup para anggota keluarga sekalian  terciptanya suasana yang indah, asri, damai sehingga membuat lingkungan hidup terasa tenteram nyaman . Dengan  mendapatkan asupan udara yang bersih dan sehat, diharapkan penyebaran Covid-19 dapat dihambat sehingga kejadian kasus baru tidak bertambah banyak. Berbagai  upaya pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggung jawab kita bersama.  “Usaha pelestarian lingkungan hidup tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab bersama pemerintah dengan masyarakat. Selain itu kesehjateraan akan di dapatkan dari kegiatan pelestarian lingkungan hidup dengan penanaman pohon buah-buahan dan budi daya ikan air tawar” pungkas  Nita Yudi yang belum lama ini masih terpilih sebagai  Ketua Umum IWAPI pada saat munas.

“ Kegiatan ekologi ini adalah strategi dalam pencegahan penyebaran Covid -19 dan membantu mendorong pemerintah dalam membangkitkan ekonomi yang dilakukan oleh IWAPI, untuk menciptakan lingkungan hidup sehat berkelanjutan dengan cara yang dapat dipertanggungjawabkan demi pengamanan dan kelestarian, serta kesejahteraan. Asas-asas ekologi digunakan  lingkungan hidup manusia dalam kondisi covid 19 dan pemberdayaan ekonomi dengan menanam pohon buah-buahan serta budidaya ikan air tawar salah satu nya  berbasis ketahanan pangan dan keluarga, panen buah-buahan dan panen ikan diharapkan menjadi solusi masyarakat yang sedang merasakan dampak covid dengan menuruntnya penghasilan dan tingginya tingkat perceraian karena dampak ekonomi” ungkap Jurika selaku ketua panitia yang menjabat ketua Perikanan di DPP IWAPI

“Dalam sebuah penelitian dimasa covid ternyata tingginnya tingkat perceraian terjadi karena faktor ekonomi, banyak perusahaan tutup dan pemasukan yang menurun sehingga banyak harus melakukan pengurangan karyawan atau usahanya tidak berjalan sama sekali sehingga harus merumahkan semua karyawan.  Kegiatan pemberdayaan ekonomi pada lingkungan masyarakat menjadi solusi di saat pandemi covid 19 dan harus digalakkan karena memiliki efek domino” lanjut  Jurika menambahkan

Banyak manfaat menanam pohon, antara lain seperti membuat udara jadi lebih segar, menjaga kesehatan mental, mengurangi paparan sinar UV ke kulit, lalu mengurangi dampak perubahan iklim, mencegah polusi air, menambah cadangan air tanah, menjaga populasi makhluk hidup, dan mencegah banjir serta  erosi tanah. Manfaat budidaya ikan air tawar mewujudkan ekologi sistem yang berkelanjutan, manfaat pohon buah-buahan bagi kelestarian lingkungan adalah sebagai bagian dari harmonisasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi. Pohon menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh manusia dan hewan dalam proses pernapasan dan keberlangsungan hidup. Pada saat  bersamaan pohon juga menghirup karbondioksida yang dihasilkan manusia dan hewan. Tanaman (pohon) mempunyai andil besar terjaminnya sirkulasi udara yang sehat. Terutama sebagai filter (penyaring) udara yang kotor, termasuk udara kotor yang timbul akibat proses industrialisasi dan transportasi.#KP

No More Posts Available.

No more pages to load.