ARFAK (kabarpublik.id) – Bupati Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba, meninjau langsung lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Kampung Miyeicomti, Distrik Catubouw, Rabu (6/5/26).
Peninjauan dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mempercepat penanganan darurat bagi warga terdampak.
Dominggus menjelaskan, bencana terjadi pada Selasa sore (5/5/2026) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, banjir dan longsor melanda sejumlah titik permukiman.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun satu rumah warga terdampak,” ujarnya.
Di lokasi, terlihat beberapa titik longsor dan genangan air yang mengganggu aktivitas masyarakat. Selain itu, akses jalan dan lingkungan permukiman dilaporkan mengalami kerusakan.
Warga setempat berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk penanganan bencana, baik dari pemerintah kabupaten maupun provinsi.
“Kami berharap bantuan segera, terutama untuk mengatasi dampak banjir dan longsor yang menghambat aktivitas sehari-hari,” kata salah satu warga.
Bupati menegaskan pemerintah daerah akan mengoptimalkan penanganan, termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat guna mempercepat proses bantuan dan pemulihan.
Peninjauan ini menjadi langkah awal dalam merespons kondisi darurat sekaligus menyusun upaya lanjutan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.






