Bupati Nelson Buka Pelatihan Infrastruktur Pertanian dan Literasi Keuangan UPLAND Project

BERITA53 Dilihat

GORONTALO – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, secara resmi membuka Pelatihan Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Pertanian serta Literasi Keuangan UPLAND Project.

Acara yang berlangsung di Hotel Grand Whiz, Kota Manado, Sulawesi Utara, ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten Gorontalo.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman, dan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Rina Thaib.

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), Pengelola Koperasi, penerima Program Upland, Fasilitator Desa, Penyuluh Pertanian, Kepala Desa Dulamayo Selatan, Kepala Desa Toyidito, District Project Implementation Unit (DPIU), dan Project Management Consultant (PMC) Regional.

Dalam sambutannya, Bupati Nelson Pomalingo menjelaskan bahwa UPLAND Project di Kabupaten Gorontalo telah direncanakan sejak lama dan mulai dilaksanakan pada awal tahun 2021 hingga 2024, dengan kemungkinan perpanjangan hingga 2026.

Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund of Agriculture Development (IFAD).

“Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti penyediaan sarana produksi pertanian, pembangunan infrastruktur pertanian, pengadaan alat dan mesin pertanian, pembangunan irigasi, serta akses keuangan mikro,” ujar Nelson.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah juga mendukung program ini melalui pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, tata kelola kelembagaan, dan pemasaran hasil pertanian.

Dana untuk program ini dikelola menggunakan APBD Kabupaten Gorontalo dan akan dikembalikan melalui proses reimbursement oleh pemerintah pusat sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk memberikan pedoman positif dalam pelaksanaan program hingga selesai.

“Infrastruktur pertanian yang baik merupakan komponen penting dalam meningkatkan produksi dan distribusi pangan di suatu negara. Akses dan pusat distribusi yang baik sangat penting dalam mengurangi kerugian pasca panen,” ujar Darwan.

Darwan menambahkan bahwa strategi pengembangan infrastruktur dan peningkatan aksesibilitas adalah salah satu tujuan utama dari pengadaan infrastruktur pertanian dalam UPLAND Project.

Fasilitas penanganan pasca panen, seperti gudang penyimpanan, pengeringan, dan pemrosesan, adalah bagian penting dari infrastruktur pertanian. Ini akan membantu mempertahankan kualitas produk pertanian dan memungkinkan petani untuk menyimpan hasil panen dengan aman serta meningkatkan nilai tambah produk pertanian.

Pelatihan yang digelar dari tanggal 3 hingga 5 Juli 2024 ini menghadirkan sejumlah pemateri, termasuk Bupati Gorontalo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, BPKP Provinsi Gorontalo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UPLAND Project, dan Desain and Supervision Consultant (DSC) Pusat.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengelola dan memelihara infrastruktur pertanian dengan lebih baik serta meningkatkan literasi keuangan untuk mendukung keberhasilan UPLAND Project di Kabupaten Gorontalo.

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar