JAKARTA (kabarpublik.id) – Hendra Everyanto, suami dari Ayu Puspita ikut menjadi sorotan dalam kasus penipuan Wedding Organizer (WO) yang belakangan viral usai digeruduk ratusan korban penipuannya di Jakarta Timur, Minggu (7/12/25) lalu.
Meski mengaku tidak terlibat, ia tetap turut dilaporkan ke polisi bahkan terancam tidak mendapat warisan dari orang tuanya. “saya nggak ikut apa-apa, saya juga gak terlibat usahanya,” kata Hendra.
Hendra yang bekerja sebagai marketing manager PT Buana Sejahtera Multidana, disebut-sebut memiliki warisan dari orang tuanya dan oleh Ayu Puspita akan digunakan untuk mengganti kerugian para korban.
”Saya juga memang ada jatah dari suami saya untuk rumah disini memang mau dijual juga, saya ambil jatah suami saya itu di Rp. 500.000.000, saya tidak mengambil jatah kakak kakaknya, saya hanya mengambil jatah suami saya,” ucap Ayu.
Menurut Ayu Puspita, ada 5 orang yang dilaporkan dalam kasus WO yakni dia sendiri, Hendra Everyanto, Budi Daya Putra, Dimas Haryo Puspo, serta Reva Rostialina.
Kasatreskrim polres metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Grandiarso mengatakan sampai saat ini sudah ada 87 orang yang membuat laporan. Mereka mengaku sebagai korban dugaan penipuan dan penggelapan uang acara resepsi pernikahan.
Sementara Kanit reskrim Polsek Cipayung Iptu Edi Handoko mengatakan korban penipuan WO byayupuspita berasal dari berbagai daerah, termasuk Bogor, Cimanggis, Cileungsi, dan Bekasi.
Dari sejumlah informasi yang didapat, total kerugian yang ditimbulkan dalam kasus ini mencapai 16 Miliar rupiah, dimana kasus dugaan penipuan ini muncul berawal dari pelapor yang menggelar acara pernikahan dengan menggunakan WO Ayu Puspita, korban sudah melunasi biaya catering resepsi sebesar Rp 82.740.000 dan dikirim ke rekening Ayu Puspita, namun saat acara pihak Ayu Puspita tidak menyediakan catering.




