Wali Kota Bekasi Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di RSUD, Pastikan Penanganan Optimal

Selasa, 28 Apr 2026
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau RSUD Kota Bekasi pada Senin (27/4) malam untuk memastikan kondisi korban kecelakaan kereta yang telah dievakuasi mendapatkan penanganan optimal. (Sumber: Pemkot Bekasi)
Dengarkan dgn suara Siap
14.7K pembaca

BEKASI (kabarpublik.id) – Usai meninjau lokasi kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melanjutkan kunjungan ke RSUD Kota Bekasi pada Senin (27/4) malam. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara optimal.

Di ruang perawatan, Wali Kota menyapa langsung para korban yang tengah dirawat. Sejumlah pasien masih mengalami syok, sementara lainnya menderita luka akibat benturan saat insiden terjadi.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

“Yang terpenting malam ini adalah memastikan seluruh korban tertangani dengan baik. Pemerintah Kota Bekasi hadir agar tidak ada yang terlewat, baik dari sisi medis maupun pendampingan keluarga,” ujar Tri Adhianto.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berdialog dengan tenaga medis dan manajemen rumah sakit guna memastikan ketersediaan ruang perawatan, tenaga kesehatan, serta percepatan penanganan bagi korban dengan kondisi serius.

Salah satu korban, AB (34), mengaku mengalami luka di bagian kepala dan lengan. Ia menceritakan suasana mencekam saat kejadian berlangsung.

“Saya sedang duduk, tiba-tiba terjadi benturan keras. Lampu sempat padam, penumpang panik. Saya berusaha keluar, banyak yang saling membantu,” ujarnya.

Korban lainnya, SS (28), mengaku masih syok setelah insiden tersebut.

“Masih gemetar sampai sekarang. Tapi petugas cepat melakukan evakuasi dan langsung membawa kami ke rumah sakit,” katanya.

Wali Kota memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung oleh pemerintah agar proses pemulihan berjalan tanpa hambatan.

“Kami ingin korban fokus pada pemulihan. Seluruh biaya penanganan kami pastikan ditanggung penuh oleh pemerintah,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga membuka posko informasi untuk membantu keluarga korban dalam mendapatkan data dan memastikan identifikasi korban berjalan dengan baik.

Hingga kini, sejumlah korban masih menjalani perawatan intensif. Tim medis terus melakukan observasi lanjutan guna memastikan kondisi pasien tetap terpantau pascakejadian.

No More Posts Available.

No more pages to load.