TERNATE [kabarpublik.id] – Belum ada anggaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate saat ini belum melakukan penataan areal terminal Gamalama.
“Masalah pelataran parkir di dalam areal terminal, karena kami punya pembatas-pembatas kendaraan angkutan umum itu belum ada,” ucap Kepala Seksi (Kasi) Tata Teknis Terminal, Dishub Kota Ternate, Zulkarnain, Kamis (01/7/2021).
Sambung Kasi, kan menunggu ruang tunggu yang baru, baru dilaksanakan pembatas angkutan, dan mobil yang menggunakan fasilitas terminal.
“Jadi itu dikembalikan ke dinas. Saya tidak bisa mengambil keputusan untuk buat, karena itu butuh anggaran. Kalau sekarang dibuat penataan, lalu tidak ada ruang tunggu sama saja tidak akan ada ketertiban,” ujarnya.
Kemudian untuk pelaksanaan pekerjaan ruang tunggu, dirinya katakan bahwa, itu bukan kewenangannya, tapi pimpinan, karena itu menunggu anggaran, sebab
biaya terminal itu memakan anggaran bukan satu atau dua juta, tapi dengan miliar.
“Nah, jadi kalau ditanya kapan dibuat ruang tunggu atau halte, ya itu kan lebih tahu pimpinan kami. Saya ini kan hanya pelaksana di lapangan, ditunjuk sebagai pengelola terminal,” jelas Zulkarnain.
Selain itu, menyangkut Anggaran ruang tunggu sudah diusulkan oleh pemerintah Kota ke DPRD, tapi untuk diketahui lebih ke dalam, ia menyampaikan, itu wilayah pimpinan.
“Kita bawahan ini kan hanya menunggu perintah dari pimpinan saja. Kemudian untuk harapan para supir angkut bahwa, mereka punya penghasilan per hari itu harus ada peningkatan sedikit,” ucapnya.
Karena dengan belum adanya terminal yang inti, Zulkarnain mengungkapkan, pihaknya langsung mengambil langkah berkoordinasi dengan pimpinan untuk dibuat terminal darurat sementara.
“Jadi kita sudah buat di bawahnya lampu tower. Kalau tidak salah ukurannya 4×4. Saya selaku pengelola terminal kalau di minta untuk dibuat ruang tunggu itu kan lebih bagus. Apa lagi itu harapan masyarakat, karena sudah beberapa tahun ini belum dibangun halte,” tutup Kasi.#[KP]
Laporan : Yadi / Editor : YR





