News Update
Live Update Berita Terkini

Teheran Siap Bertempur atau Bernegosiasi

Minggu, 4 Okt 2026
Editor: Jamalul Insan
Ilustrasi - Serangan rudal oleh Iran. ANTARA/IRNA/IRGC.
Dengarkan dgn suara Siap
1.9K pembaca

ISTANBUL  (Kabarpublik.id) – Ketua parlemen Iran mengatakan pada Minggu bahwa Teheran “tidak gentar ataupun terintimidasi” oleh tindakan Amerika Serikat dan menegaskan bahwa Iran siap untuk bertempur maupun bernegosiasi.

“Kami hadir di medan tempur militer dengan segenap kekuatan kami dan akan menghadapi mereka dengan kejutan-kejutan baru. Kami menggunakan instrumen diplomasi untuk menegaskan keunggulan kami di bidang militer dan memperjuangkan hak-hak rakyat Iran,” kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dalam sidang parlemen, menurut kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim.

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Ghalibaf mengatakan Washington telah menyampaikan sejumlah usulan melalui mediator setelah Teheran mengajukan peta jalan tujuh hari untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Dia menegaskan kembali sikap Iran bahwa selat tersebut tidak akan dibuka kembali hingga tujuh syarat dari Teheran berdasarkan Memorandum Islamabad terpenuhi, merujuk pada kesepakatan kerangka kerja yang dicapai pada Juni.

Bulan lalu, Iran menyampaikan serangkaian persyaratan resmi kepada Amerika Serikat melalui mediator Qatar untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari.

Persyaratan Teheran mencakup penghentian menyeluruh permusuhan di semua lini, pencairan dana Iran yang dibekukan, serta penghentian blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

AS dan Israel secara sepihak menyerang Iran pada 28 Februari. Teheran merespons agresi militer tersebut dengan serangan rudal dan pesawat nirawak di berbagai wilayah di kawasan Timur Tengah dan secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur strategis bagi pasokan energi.

Upaya mengakhiri perang terus berlangsung sejak AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman pada Juni yang mengatur langkah-langkah segera untuk memulihkan kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz serta menangani program nuklir Iran.

Sumber: Anadolu (ant)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.