SEKDA KABGOR BUKA KEGIATAN PENYULUHAN BAHASA INDONESIA BAGI PELAKU MEDIA MASSA

Kamis, 22 Agu 2019
Dengarkan dgn suara Siap
12.3K pembaca

Laporan : Kipin Datukramat (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba

KABGOR [KP] – Dalam upaya melestarikan dan memantapkan Bahasa Indonesia dengan benar dan baik, Kantor Bahasa Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Pelaku Media Masa di Kabupaten Gorontalo, tanggal 22-23 Agustus 2019 diselenggarakan di Hotel Aziziyah Kelurahan Kayubulan Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Acara penyuluhan tersebut di buka secara langgsung oleh Sekda Kabupaten Gorontalo Hadijah U. Tayeb. Dalam sambutannya Sekda menyampaikan betapa pentingnya Bahasa bagi seorang jurnalis serta Bangsa. Media sebagai pemersatu Bangsa di antara perbedaan Suku dan Bahasa.

“Oleh sebab itu, Jurnalis apapun itu namanya, dalam menyuarakan baik Radio, Televisi, dan sebagainya, harus menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidahnya,” terang Hadijah.

“Di Indonesia ada 746 Bahasa Daerah yang tersebar dari Sabang sampai Marauke. bayangkan kalau kita tidak punya bahasa Indonesia, semua apa yang kita harapkan tidak akan ketemu, karena kita semua punya Bahasa sendiri-sendiri,” jelas Hadijah.

Tetapi dengan adanya Bahasa Indonesia, tegas Hadijah, dari sabang sampai Marauke yang mempunyai 746 Bahasa Daerah masing-masing itu bisa dipersatukan dengan Bahasa Indonesia.

Dalam hal Bahasa, Sekda sedikit menyoroti terkait perkembangan Bahasa yang telah dipengaruhi oleh Bahasa lain.

“Akan tetapi Bahasa Indonesia ini sudah di pengaruhi atau terkikis oleh Bahasa lain seperti Bahasa ke barat-baratan. Iya bro, ada dimana bro,” lanjut Sekda.

Dalam kasus ini Sekda tidak serta merta nenolak perkembangan Bahasa yang ada dikalangan masyarakat khususnya muda-mudi.

“ini boleh-boleh saja, sah-sah saja.! asal jangan mengikis Bahasa Indonesia yang baku,” ungkap Sekda hingga dua kali dengan bahasa menekan.

“Oleh sebab itu, Bahasa itu perlu dirawat, dan cara merawatnya seperti ini (penyuluhan),”ungkap Sekda.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.